Tuesday, May 30, 2017

Sinopsis My Secret Romance Episode 12 Part 2

Tags

Sinopsis My Secret Romance Episode 12 Part 2

Sumber Gambar : OCN


Yoo Mi sampai di pantai yang tadi dikunjungi Jin Wook tadi. Ia berhenti sebentar lalu jalan lagi setelah teringat kenangannya bersama Jin Wook.

"kalau tahu akan sesakit ini, aku tak akan mau memulainya. Akulah yang melarikan diri, jadi kenapa aku yang sakit? Toh belum lama. Tak seharusnya aku merindukannya." Batin Yoo Mi.


Jin Wook tadi di pantai itu. Ia teringat saat bersama Yoo Mi 3 tahun lalu, dimana Yoo Mi menemukan koin dan menjelaskan kalau itu tandanya ia beruntung.

"Lee Yoo Mi, aku merindukanmu. Bukan kamu yang ada di kenanganku, tapi kau yang sebenarnya." 

"Tunggu hingga aku menemukanmu." Tegas Jin Wook.


Yoo Mi berhenti lagi di halte dimana dulu ia bertemu Jin Wook kedua kalinya selain di hotel. Mulai sari sanalah ia ikut mobil Jin Wook.

"Benar, satu persatu akan kuhapus kenangan kita."


Tak sengaja Yoo Mi melihat sebuah koin di jalan, ia memungutnya. Itu koin 500 won sama seperti yang ditemukannya dulu.


Tapi koin itu jatuh dari tangan Yoo Mi dan menggelinding. Yoo Mi mengejarnya dan agak kesulitan sampai koin itu berhenti saat menabrak kaki seseorang.

Yoo Mi membeku melihat kaki itu, ia butuh waktu lama untuk mendongakkan kepalanya.


Kaki itu milik Jin Wook ternyata. Yoo Mi berdiri dan Jin Wook yang mengambil koin itu. Jin Wook lalu mendekati Yoo Mi dan memandangnya.


"Lee Yoo Mi. Betapa aku mencarimu seharian, kamu tahu tidak?"

Jin Wook langsung memeluk Yoo Mi dan Yoo Mi membalas pelukannya. Jin Wook berbisik kalau ia sangat mengkhawatirkan Yoo Mi. Yoo Mi malah bertanya, untuk apa Jin Wook kesana?


Jin Wook melepaskan pelukannya, "Kamu menyuruhku untuk tak mencarimu. Aku menahan diri karena takut kamu akan sembunyi selamanya."

"Kenapa beratmu turun?"

"Aku kelaparan karena sangat mengkhawatirkanmu."

"Kenapa kamu lakukan itu? Seperti bodoh saja."


Jin Wook menghapus airmata Yoo Mi, ia kembali memeluknya. "Mulai sekarang, jangan kabur dariku."


Selanjutnya mereka saling bergendengan berjalan di pantai.

"Aku pernah bilang kenapa aku insomnia?" Tanya Jin Wook.

"Tidak."

"Saat seusia Dong Goo. Ibuku tiba-tiba menghilang."

Kilas Balik...


Jin Wook kecil sangat menyukai bau ibunya, selimut yang ia gunakan juga memiliki bau ibunya jadi ia sangat menyukainya.


Jin Wook kecil tertidur di pangkuan ibunya tapi saat ia bangun ibunya tidak ada disana, juga dimanapun ia mencari.

Kilas Balik selesai...


Jin Wook merasa itu juga sebabnya ia peduli pada Dong Goo karena takut Dong Goo akan senasib dengannya.

"Kamu masih benci Ibumu?"

"Tidak. Aku yakin beliau punya alasannya. Untuk seseorang yang lahir dan dibesarkan di pantai, beliau pasti bosan. Tidak peduli seberapa besar rumah, tidak bisa dibandingkan dengan lautan."


Kalau Yoo Mi masih membenci ibunya. Atas semua ini ia menyalahkan ibunya. Setelah aku tahu Ibunya seorang bintang film por*, ia jalani hidupnya seperti anak SMP yang sedang puber. Ia khawatir orang akan mengejeknya, jadi ia memakai pakaian yang tertutup meskipun merasa sesak. Ia tak ingin terlihat murahan, jadi ia tak pernah pacaran. Ia senang karena novel remaja dan bisa ditebak ceritanya.. ia seperti orang bodoh, kan?


Jin Wook mengelus kepalanya lalu merangkulnya dan mereka kembali jalan lagi.


Saat malam tiba, Jin Wook dan Yoo Mi bermain kembang api bersama orang-orang. Mereka semua kelihatan sangat bahagia sekali.


Pada akhirnya mereka kembali duduk di atas mobil.

"Kamu tahu... Direktur... Maksudku, Cha Jin Wook, karena dirimu aku bahagia. Aku tak percaya pacaran dengan pria yang menarik. Seperti mimpi."

"Jangan bilang begitu. Bagiku, kamu bukanlah mimpi."


Jin Wook memegang pundak Yoo Mi agar memandang matanya.

"Ada banyak hal yang belum kulakukan bersama Lee Yoo Mi. Dan mulai sekarang, aku mau melakukan semuanya bersamamu. Aku tak akan membiarkanmu pergi."


Kiss time..


Mereka sama-sama ketiduran di mobil tapi Yoo Mi bangun duluan.


Mereka sama-sama ketiduran di mobil tapi Yoo Mi bangun duluan.

Yoo Mi memandang wajah Jin Wook, ia memutar kembali semua kenangannya bersama Jin Wook sejak awal mereka bertemu setelah 3 tahun berlalu sampai saat ini.


"Terimakasih,  karena cinta pertama dan terakhirku... adalah dirimu."

Yoo Mi kembali mencium Jin Wook yang tertidur seperti yang ia lakukan saat Jin Wook si rumah sakit dulu.

***

E P I L O G :


[Epilog: Saat kubiarkan kau pergi.]

Wanita itu sudah pergi. Aku sangat merindukanmu. Aku gila karena sangat merindukanmu.

 
Aku tahu ini tidak berguna lagi sekarang...
Tapi mari berdoa untuk menjadi seperti koin
Kau sisi bagian depan, dan aku sisi bagian belakang
Saat sisi satu menghilang, mari berdoa sebagai koin yang dibuang


 
Jadi mari berdoa untuk menjadi seperti koin
Meskipun kita tidak bisa melihat satu samala lain, kita masih selalu bersama
Meskipun kita tidak bisa mengesek satu sama lain, kita bersama selamanya


Mari kita berdoa agar menjadi seperti... koin

 
Aku tahu ini sepele
Tapi mari berdoa agar menjadi seperti koin
Kau sisi bagian depan, dan aku sisi bagian belakang
Saat sisi satu menghilang, mari berdoa sebagai koin yang dibuang

 
Meskipun kita tidak bisa melihat satu samala lain, kita masih selalu bersama
Meskipun kita tidak bisa mengesek satu sama lain, kita bersama... selamanya


Mari kita berdoa agar menjadi seperti... koin

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Sinopsis dengan komentar terbanyak akan diprioritaskan..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon

loading...