Monday, October 2, 2017

Sinopsis Attention, Love! Episode 8 Part 1


Sumber Gambar: CTV


Jin Li datang ketempat Xiao Qiao karena Xiao Qiao bilang cowoknya yang kemarin kembali mengganggunya, tapi setelah ia sampai, tidak ada cowok itu bersama Xiao Qiao.

"Aku tidak tahu. Aku memintanya untuk meninggalkan aku sendiri, lalu dia pergi. Terima kasih sudah menjadi pria sopan dan bergegas ke sini. Aku akan mentraktirmu makan malam."

"Uh.. Jika tidak ada yang lain lagi, aku akan pergi duluan."

"Seorang gadis mengajakmu keluar dan kau pergi seperti itu... tidak sopan."

"Baiklah. Aku akan menemanimu makan. Lalu aku akan mengantarmu pulang."

"Aku akan ke toilet dulu."


Di toilet, Xiao Qiao menggerutu, "Baiklah, Wang Jin Li. Kau memilih belajar bersama Zhong Shao Xi, dan kau bahkan tidak melirik ke arahku. Dia ingin bermain denganku? Kalau begitu, aku akan bermain denganmu sampai akhir."

Lalu Xiao Qiao menyemprotkan parfume banyak-banyak. Perfect!


Xiao Qiao kembali dengan anggun, tapi Jin Li sama sekali tidak meliriknya, malah menyuruhnya pesan karena ia tadi sudah makan dengan Shao Xi.

Xiao Xi menggeliatkan kakinya, lalu mengibaskan rambutnya untuk menggoda Jin Li, tapi Jin Li sama sekali tidak merespon.


Jurus terakhir, Xiao Xi mengeluh pundaknya sakit dan meraba-rabanya. tapi Jin Li malah memakaikannya jaket.

"Jika kau takut kedinginan, jangan mengenakan pakaian yang terbuka."

Xiao Qiao mencopot jaket Jin Li, ia tidak kedinginan kok. Jin Li tahu Xiao Qiao bohong karena Xiao Qiao tampak merinding. Xiao Qiao pun kembali memakai jaket Jin Li dan Jin li kembali sibuk dengan ponselnya.


Li Zheng membawa Shao Xi ke tempat main. Shao Xi bertanya, kenapa Li Zheng membawanya kesana? Li Zheng menjelaskan, saat aku baru tiba di Jepang dan ia tidak bisa bahasanya, ia selalu diganggu oleh anak-anak oleh lingkungan sekitar.

"Saat aku merasa tidak senang kerena diganggu, aku akan memikirkan nama orang yang mengganguku dan melempar bola ke sebuah pohon. Setelah beberapa lama, akan ada lubang di pohonnya. Hanya satu lubang."

"Sungguh? Apakah lemparanmu begitu akurat? Lemparkan!"


Li Zheng melemparnya dengan bergaya, tapi ia gagal. Shao Xi menahan tawa. Dan pasangan di sebelah mereka berhasil melakukannya, si cowok menyemangati Li Zheng.

Shao Xi tak bisa lagi menahan tawanya. Ia mengelus pundak Li Zheng, gak pa-pa kok! Ia janji tidak akan bilang siapun, ia tidak lihat apapun.

"Kau sepertinya sangat bagus. Mengapa kau tidak mencobanya sekali? Kalau begitu aku akan melemparnya."


Shao Xi melemparnya dan langsung berhasil, padahal kelihatannya hanya asal lempar saja. Li Zheng memberinya satu bola lagi dan kembali mengenai sasaran. Dan bola-bola selanjutnya kembali tepat sasaran, walaupun Shao Xi melakukannya sambil tutup mata atau sambil menghadap belakang. Li Zheng sampai ngakak dibuatnya.


Untuk bola terakhir, Shao Xi memberikannya pada Li Zheng dan Li ZHeng berhasil melakukannya.

Sebenarnya tadi Shao Xi berhasil karena mendengarkan aba-aba Li Zheng.


Xiao Qiao selesai makan dan saatnya pulang. Tapi Li Zheng melihat ada masalah, Xiao Qiao  mengenakan gaun, bagaimana Xiao Qio akan naik motornya? Xiao Qiao mencopot jaket Jin Li dan memakainya di pinggangnya.

"Tapi..." Jin Li tidak setuju.

Xiao Qiao cemberut, ia mengembalikan jaketnya pada Jin Li dan berjalan pergi, ia akan naik mobil saja kalau begitu. Jin Li merasa itu jauh lebih bahaya, jadi ia membiarkan Xiao Qiao naik motornya saja.


Shao Xi dan Li Zheng menunggu bis di halte. Shao Xi tampak kedinginan, ia menggosok-gosokkan tangan. Li Zheng melihat itu, ia lalu mencopot jaketnya dan memakaikannya pada Shao Xi. Shao Xi lama-lama tersenyum juga.


Jin Li menghentikan motornya karena mereka sudah sampai, tapi Xiao Qiao tidak ma u turun.

"Bukankah ada sesuatu yang harusnya kau katakan kepadaku?" Tanya Xiao Qiao

"Katakan... Apa yang harus aku katakan?"

"Biasanya, setelah seorang pria mengantarkan seorang gadis pulang ke rumah, dia harusnya mengatakan sesuatu."

"Err... Sampai bertemu lagi?"


Xiao Qiao langsung turun dan mematikan motor Jin Li, "Sebagai pria sopan yang baru saja makan malam dengan gadis yang anggun, bukankah kau seharusnya mengatakan, "Senang makan malam denganmu" dan "Kita harus bertemu lagi?" Dan kemudian dengan sopannya memberikan ciuman selamat tinggal romantis. Tidak seperti yang baru saja kau katakan, "Ada yang lain? Jika tidak ada yang lain lagi, "mengapa kau tidak turun?" Tidak sopan sama sekali. Hati-hati di jalan pulang dan jangan biarkan mobil menabrakmu!"


Xiao Qiao akan masuk tapi Jin Li memanggil. Xiao Qiao tersenyum. Jin Li lalu mendekati Xiao Qiao dan Xiao Qiao malah memejamkan matanya.


Jin Li heran, mau apa Xiao Qiao itu? Xiao Qiao mengembalikan pertanyaan Jin Li, mau apa?

"Aku hanya ingin mengambil jaketku darimu." Jawab jin Li lalu mengambil jaketnya, tapi Xiao Qiao malah marah.

"Sudah begitu larut dan cuacanya begitu dingin sekarang; aku menggunakan gaun pendek. Mengapa kau begitu pelit? Tidak bisakah kau sedikit perhatian kepadaku?"

"Oke, ambil saja."

"Itu lebih baik. Aku sendiri yang akan mengembalikannya kepadamu setelah dicuci."

"Jangan repot-repot. Kirimkan saja dengan paket kilat. Aku yang akan membayar biayanya."


Xiao Qiao kembali cemberut dan menyuruh Jin Li enyah saja. Tapi setelah Jin Li pergi, ia senyum-senyum sendiri.


Shao Xi dan Li Zheng sudah mendapat bis. Shao Xi mengantuk jadi kepanya goyang-goyang sampai kadang-kadang menatap kaca. Li Zheng tidak tega, ia menggunakan tangannya untuk melindungi kepala Shao Xi, lalu menyenderkan kepala Shao Xi ke bahunya.


Tapi lama-kelamaan Shao Xi malah tertidur di pangkuan Li Zheng, ngiler pula.. *Ngakak!


Shao Xi membuka matanya dan saat ia sadar, ia dimana, ia langsung bangun. Shao Xi mengelap mulutnya, ia lalu melihat celana Li Zheng, dan itu basah.

SHao Xi refleks mengelapnya juga, maaf! Ia gak sengaja. Tapi kemudian ia sadar, Li Zheng gak nyaman.

Shao Xi menyudahinya dan menjelaskan kalau ia hanya ingin mengelap, tidak ada maksud lain.

"Kau terus saja bergerak saat kau tidur. Awalnya aku ingin membiarkanmu tidur di pundakku, tapi siapa yang tahu kau berubah posisi di tengah perjalanan."

Shao Xi malu banget.


Mereka hampir sampai dan saatnya turun. Li Zheng jalan di depan dan tiba-tiba pak supir mengerim mendadak. Shao Xi terdorong ke depan. Li Zheng masih sempat berpegangan, jadi ia menarik Shao Xi, tapi jadinya mereka malah gak sengaja ciuman.


Saking kagetnya, mereka gak bergerak dan gak turun jadi harus turun di pemberhentian berikutnya.


Mereka kembali dengan jalan kaki dan masih canggung gitu, mereka sama-sama diem-dieman.


Sampai di rumah, Shao Xi mengucapkan selamat malam, lalu berjalan ke kamarnya, tapi Li Zheng tibat-tiba berkata, "yang tadi.."


Shao Xi terkejut, tapi saat berbalik, ia memasang wajah ceria, ia tahu Li ZHeng tidak melakukannya dengan sengaja. Jadi santai saja.

"Aku merasa cukup lelah. Aku akan istirahat sekarang. Sampai jumpa." Lanjut Shao Xi lalu masuk kamarnya.


Shao Xi kembali terpuruk saat di kamar.

"Hal yang paling menyakitkan tentang mencintai seseorang diam-diam, adalah kau akan menyadari atas semua usahamu untuk mengindarinya, semuanya sia-sia."

Sebenarnya tadi Shao Xi sadar ia tidur di bahu Li Zheng tapi ia diam saja.

"Orang yang kau sukai, jika dia sedikit memperlakukanmu dengan baik, kau tidak bisa menahan diri dan mulai menebak-nebak, apakah dia mulai menyukaimu sedikit? Kau tidak bisa tidak berharap, dan mulai merasa tamak. Kau mulai merindukan kehangatan dan wanginya, jadi kau tidak bisa meninggalkannya dan terus berpikir sedikit lagi saja dan itu akan baik-baik saja. Tapi perasaan itu, kau tidak bisa memberitahu siapapun. Khususnya orang yang kau sukai itu. Karena kau takut bahwa seluruh pikiran indah itu, hanya karena kata-kata kejam orang itu, semuanya akan rusak."


"Jadi, kau hanya bisa begini sekarang, sendirian, diam-diam mengatakan pada dirimu sendiri, "Yan Li Zheng, aku menyukaimu". Yan Li Zheng, menyukaimu membuatku merasa sangat kesepian."

Note: Karena banyak yang nanyain, jadi aku lanjut nulis sinopis ini. Tapi maaf, episode 8 hanya part 1 saja karena videonya rusak. Aku udah download 2x ini dan tetep sama hasilnya, mau ngulangin lagi sayang kuota. Jadi selanjutnya langsung Episode 9, tapi kemungkinan lama updetnya, sabar ya..

6 komentar

jng lama2 y min update sinopsis selanjut ny,,, :D

Ditunggu updatenya mba, jnga lama2 mba😊

Iya mba jgn lama lama updatenya ..

Emg tdi y ga mau di lanjut y mba??
Knpa??
Tlong di lanjut y

Uh ahir ya. Sekian lama menunggu. 😄😄😄
Kalo bisa trus lanjut uni.aku tungu terus loh gg apdet2 ahirya keluar jua. Semangat uni and jangan lama lama ia sis

Mba kpan nih apdet drama yg ini? Gasabar nunggu 😊

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon