Saturday, November 18, 2017

Sinopsis Attention, Love! Episode 12 Part 2

Sinopsis Attention, Love! Episode 12 Part 2

Sumber Gambar: CTV


Shao Xi sudah berhenti menangis. Jin Li lalu memberinya minuman.


Jin Li mengaku, sebenarnya ia ingin meminta jawaban Shao Xi malam ini, jadi ia gelisah seharian. Ia sudah mempersiapkan, bahkan latihan apa yang akan ia katakan dan lakukan kalau Shao Xi menolaknya.

"Tetapi melihatmu menangis seperti itu tadi, aku rasa kau mungkin tidak bersuasana hati untuk memikirkan aku sekarang ini."


Jin Li: Jujur, aku sedikit terluka. Tetapi, aku lihat kau tersenyum tadi, tidak ada lagi yang penting. Aku tidak pernah berpikir akan bisa sangat menyukai seorang gadis suatu hari.

Shao Xi: Maafkan aku, pikiranku berantakan sekarang. Aku tidak tahu apa yang harus kukatan–

Jin Li: Kalau kau tidak tahu apa yang harus dikatakan, lalu jangan berkata apa-apa. Tenang, aku tidak akan meminta jawabanmu lagi. Tetapi ada satu hal yang tidak aku mengerti. Kau terang-terangan masih menyuka Yan Li Zheng. Kenapa kau menolaknya tadi saat dia memintamu berdansa bersama? Yan Li Zheng sudah sangat jelas. Kenapa kau tidak sadar kalau dia juga merasa seperti dirimu? Dia juga suka padamu.


Yu Bin duduk sendirian sambil melihat-lihat foto masa SMA tapi fokusnya foto Ru Ping sih.


Lalu seorang teman mendakati Yu Bin dan minta ijin untuk duduk disebelah Yu Bin. Yi Bin pun mengijinkannya. Teman itu bertanya, kenapa Yu Bin sendirian? Gak dansa sama orang yang Yu Bin suka kah?Yu Bin hanya tersenyum.

"Sebenarnya, aku suka padamu. Apa kau mau mencoba memacariku?" Aku teman itu.

Yu Bin terkejut.


Teman Jin Li kebetulan bertemu Jin Li dan Shao Xi, mereka mengabari kalau senior mengajak pesta diam-diam. Mereka mengajak Shao Xi ikut juga.


Jadi ini pesta gabungan, jadi senior jurusan bahasa sing juga membawa junior mereka, kebetulan yang diajak adalah Li Zheng dan Bai Bai.

Jin Li khawatir pada Shao Xi yang kembali melihat Li Zheng dan Bai Bai bersama.


Shao Xi sering lirik-lirik Li Zheng saat pesta berlangsung. Li ZHeng juga sama. Tapi kemudian Li Zheng gak jadi minum dan memilih keluar.


Di luar, Li Zheng mendengar dua teman Jin Li bicara, mereka gak lihat Li Zheng karena terhalang pembatas bolong-bolong.

Mereka sengaja membeli alkohol yang kuat, rencananya untuk membuat Shao Xi meminumnya, lalu Jin Li bisa membawa Shao Xi pulang, mereka ingin Shao Xi dan Jin Li bersama.

Li Zheng marah mendengarnya.


Shao Xi kalah dalam permainan dan hukumannya ia harus minum. Teman Jin Li tadi memberikan segelas gede minuman yang sudah ia siapkan khusus. Tapi kemudian Li Zheng merebut gelas itu dan meminumnya sekaligus.


Setelah Li Zheng meminumnya, terbuktilah kalau isi gelas itu mengandung banyak alkohol. Shao Xi khawatir, apa Li Zheng baik-baik saja? Li Zheng tersenyum mengiyakan. Lalu Li Zheng keluar.


Teman Jin Li tadi mendekati Li Zheng, ia khawatir. Li Zheng marah, ia tidak mau diganggu, tapi Kakak kelas itu kekeh, jadi Li Zheng mencengkeram kerahnya kesal.

Yang lain mencoba melerai, tapi Li Zheng malah mendoronganya. Lalu semuanya mendekati Li Zheng dan kakak kelas itu.

"Jangan pikir aku tidak tahu trik apa yang sedang kau mainkan. Kalau Zhong Shao Xi mabuk kau akan--"


Shao Xi mendekat dan menghentikan Li Zheng. Li Zheng pun akhirnya melepaskan kakak kelas itu. Shao Xi lalu membawanya untuk istirahat.


Yu Bin malam-malam begini datang ke kosan Ru Ping menggunakan taksi, ia juga membawa bunga untuk Ru Ping yang ia dapatkan dilokasi perkemahan.

Ru Ping bertanya, untuk apa Yu Bin menemuinya malam-malam. Yu Bin diam sebentar baru mulai menjelaskan, satu jam lewat lima puluh dua menit yang lalu,
 ada seorang gadis, namanya Katy, yang menyatakan cinta padanya.

"Kantas? Kenapa kau memberitahuku?"

"Karena aku sedang memikirkanmu daat dia mengatakannya. Aku selalu berusaha menyukai gadis lain, tapi aku tidak bisa, karena aku tahu.. aku masih menyukaimu."


Ru Ping terlihat senang, ia akan mengatakan sesuatu tapi Yu Bin melarangnya, Yu Bin tahu pasti Ru Ping akan menolaknya seperti yang sudah-sudah, tapi ia akan tetap mengatakannya.

"Li Ru Ping, aku menyukaimu. Dan di masa depan, aku akan selalu selalu menyukaimu."


Setelah mengatakannya, Yu Bin kembali ke taksinya. Ru Ping kecewa. Dan sepertinya Yu Bin merasakan itu karena Yu Bin kemudian memanggil Ru Ping.


Yu Bin mendekati Ru Ping, posisinya udah pas banget, Ru Ping bahkan menutup matanya. Tapi ternyata Yu Bin cuma mau pinjem uang, ia lupa membawa dompet.

Ru Ping kesal dan mengomeli Yu Bin, bahkan akan memukulnya tapi Yu Bin lari.


Shao Xi selesai membaringkan Li Zheng dan memakaikan selimut. Ia kembali ingat kata Jin Li kalau Li Zheng juga menyukainya.

Shao Xi akan pergi tapi Li Zheng menangkap tangannya, melarangnya pergi.


Li Zheng menyatakan perasaannya pada SHao Xi, "Aku menyukaimu." Lalu mencium Shao Xi.


Beberapa saat kemudian Li Zheng terbangun dan ternyata yang ada disana adalah Bai Bai. Namun Li Zheng ingat, tadi ia mencium Shao Xi.


Shao Xi ada di luar, ia membawa air minum untuk Li Zheng, tapi saat akan masuk, ia melihat Li Zheng sedang bicara dengan Bai Bai. 

"Aku ingin bertanya kepadamu. Apa kau bersungguh-sungguh saat kau menciumku dan mengatakan kalau kau menyukaiku sebelumnya?" Tanya Bai Bai.

Shao Xi shock mendengarnya.


Yang lebih parahnya lagi, Li Zheng bersiap untuk mencium Bai Bai. Shao Xi tidak bisa melihatnya, ia langsung lari.


Namun Li Zheng tidak bisa mencium Bai Bai. Tapi Bai Bai tak apa, ia menyadari tadi Shao Xi melihat mere dan ia puas.


Shao Xi kembali ke kamarnya, disanya ia menangis dalam diam. Ia berusaha tidak bersuara karena takut Xiao Qiao terbangun.


Paginya, Shao Xi sarapan bersama Jin Li. Jin Li menyadari terjadi sesuatu.

Kilas Balik..


Tadi malam, Bai Bai kelihatan aneh saat kembali dari kamar Li Zheng. Jin Li penasaran kenapa, jadi ia mengecek sendiri dan melihat Li Zheng dan Shao Xi berciuman.

Kilas Balik selesai..


Jin Li menyadari mata Shao Xi bengkak dan merah, ia akan memeriksanya, tapi kemudian Xiao Qiao datang. Jadi Jin Li kembali duduk manis.

Xiao Qiao menatap Jin Li dan Shao Xi bergantian. Keduanya sama-sama terlihat murung.


Li Zheng juga akan sarapan. Bai Bai menyapanya tapi Li Zheng mengabaikan.


Li Zheng lalu jalan ke meja Shao Xi, akan menyapa, tapi Bai Bai mendahuluinya. Bai Bai bertanya, bukannya Shao Xi bilang semalam akan menjaga Li Zheng bersama dengannya, tapi kok malah ngilang?

Shao Xi ingat kejadian semalam.


Shao Xi tersenyum menatap Li Zheng yang sedang tidur, lalu Bai Bai datang menanyakan keadaan Li Zheng. Bai Bai mengatakan akan  ikut Shao Xi menjaga Li Zheng karena diluar sangat berisik.

Shao Xi mengangguk lalu ia keluar sebentar untuk mengambil air supaya Li ZHeng bisa langsung minum saat bangun nanti.


Tapi saat Shao Xi kembali, ia mendengar Bai Bai berkata soal ciuman. Lalu Li Zheng akan mencium Bai Bai lagi.


Shao Xi menjawab Bai Bai, ia kembali ke kamar karena ia pikir Bai Bai bisa menjaga Li Zheng sendirian dan ia hanya akan menggu jika tetap ada disana.


Saat naik bis, Bai Bai sengaja duduk disebelah Shao Xi. Bai Bai mengucapkan terimakasih karena sudah memberinya kesempatan semalam.

"Tadi malam, ketika aku menjaga Li Zheng, dia bilang dia sungguh menyukaiku dan bahkan menciumku. Karena kau sangat dekat dengannya, apa kau pikir saat dia bilang menyukaiku dan bahkan menciumku, apa dia serius?"

"Aku tidak tahu."

"Kalian kan sangat dekat, bagaimana bisa kau tidak tahu?"

"Aku tidak pernah lihat Yan Li Zheng menyukai siapapun atau berkencan dengan siapapun jadi.. jika dia benar menciummu maka dia mungkin menyukaimu."

"Benarkah? Jadi kau pikir dia benar menyukaiku?"

*Haduh nih cewek, bisa-bisanya ngarang cerita seperti itu?


Xiao Qiao ternyata dari tadi mendengar mereka dan ia tidak sabar menunggu lagi, ia menjambak rambut Bai Bai agar berdiri. Xiao Qiao menegaskan kalau bangku disebelah Shao Xi itu untuknya.

Ternyata mobil Xiao Qiao di derek jadi ia terpaksa naik bis. Itu membuatnya sangat kesal, eh sekarang Bai Bai malah menambah kekesalannya!

Bai Bai pun mengalah.


Xiao Qiao paham menganai apa yang menjadi tujuan Bai Bai, yaitu hanya untuk menyakiti Shao Xi, jadi ia sengaja kasar pada Bai Bai tadi. Dan Xiao QIao melarang Shao Xi menangis, karena itu artinya SHao Xi kalah dari Bai Bai.

"Jangan biarkan dia melihatmu sedih."

Shao Xi mengangguk mengerti.


Li Zheng ternyata naik bis lain, ia menunggu Shao Xi, ia menarik Shao Xi untuk bicara dengannya, tapi Xiao Qiao melatangnya.

"Tidak ada yang Shao Xi  mau dibicarakan denga mu. Juga, ada yang salah dengan matamu. Kau harus memeriksakannya."

Lalu Xiao Qiao mengajak Shao Xi pergi.


Bai Bai mendekati Li Zheng berkata kalau ia kehilangan anting saat mengerjakan laporan di kosan Li Zheng waktu itu. Bai Bai mengarang cerita lagi, itu hadiah dari ibunya dan harus ia temuka, ia minta ijin untuk mencarinya di kosan Li Zheng.

*Sumpah!! Nyebelin banget.


Xiao Qiao protes, katanya menganggapnya sebagai sahabat, tapi kenapa gak pernah cerita kalau sedang menyukai Li Zheng?

"Bisakah jangan sebut namanya?"

Xiao Qiao mengerti, jadi ia meninggalkan Shao Xi sendiri, namun ia pesan agar Shao Xi mengirim pesan jika sudah sampai di kosan nanti. Shao Xi mengerti.


Jin Li melihat Shao Xi jalan sendirian sambil nunduk. Ia lalu berhenti dan menoleh ke arah Shao Xi.


Bai Bai menegaskan kalau ia tidak akan menyerah walau Li Zheng menolaknya kemarin,

"Jawabanku tetap tidak berubah." Kata Li Zheng.

"Lantas? saat aku bilang kau menciumku kau mendekat--"

"Aku hanya ingin memastikan."

"Memastikan apa?"

Li Zheng ingin memastikan, apa benar ia mencium Bai Bai seperti yang Bai Bai bilang. Asal Bai Bai tahu, ia benci terlibat kontak fisik dengan orang lain. Setelah mendekati Bai Bai, ia tahu Bai Bai bukanlah orangnya. Kemarin yang menjaganya dan yang ia cium adalah Shao Xi.

"Jika kau tidak menyukaiku, Kenapa kau membiarkanku disisimu? Kau bahkan memberiku hadiah dan membuatku salah paham. hh Aku mengerti sekarang. Kau hanya perlu seseorang untuk membuat Zhong Shao Xi cemburu."


Kebetulan Shao Xi datang bersama Jin Li. Bai Bai melihat itu duluan, ia langsung menarik Li Zheng dan menciumanya. Dan itu sukses membuat mata SHao Xi terbuka lebar.

1 komentar so far

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon