Wednesday, November 29, 2017

Sinopsis Meloholic Episode 8 Part 2

Ditulis oleh: Diana Recap
Support Admin dengan kunjungi "www.diana-recap.com"

Sinopsis Meloholic Episode 8 Part 2

Sumber Gambar: OCN


Ye Ri dan Eun Ho sekarang ada di stasiun, mereka beneran akan pergi berlibur berdua, tapi Eun Ho kebanyakan bengong memikirkan spekulasinya semalam.

"Hari ini, kita akan bersenang-senang." Kata Ye Ri.

"Tentu saja. Kita akan bersenang-senang. Kau harus bersiap."


Sampai di pantai, mereka berlarian gembira. Dan karena tidak ada burung camar, Eun Ho berpura-pura menjadi burung itu untuk menyenangkan Ye Ri.


Mereka berfoto juga.


Selanjutnya Eun Ho akan memotret Ye Ri dan ia sengaja menyuruh Ye Ri mundur terus sampai Ye Ri jatuh ke air karena terdorong ombak yang datang.


Ye Ri kesal, ia ngambek, Eun Ho pun mendekat khawatir, tapi Ye Ri malah menariknya masuk ke air.


Merek masih di pantai saat matahari mulai terbenam. Ye Ri dan Eun Ho menikmati waktu mereka berdua disana.

"Seseorang pernah bilang bahwa hantu keluar di malam hari ke rumah yang dekat perairan. Dari dalam air, hantu keluar dan berkata, "Aku datang untuk memakanmu"." Kata Ye Ri.

"Kau terlalu tua untuk memercayai hal itu."


Tiba-tiba Ye Ri terdiam melihat sesuatu di belakang Eun Ho. Eun Ho mulai takut, ada apa?

"Hati-hati.." Kata Ye Ri serius, lalu ketawa sambil mengatakan, "Ada bayanganmu."


Eun Ho mengajak Ye Ri masuk karena sudah mulai dingin. Tapi Ye Ri masih ingin disana karena sebentar lagi akan muncul. Eun Ho mengancam akan pergi kalau Ye Ri masih ingin membicarakan hantu. Tapi Ye Ri manahannya.

"Kau pernah melihat bulan yang muncul dari laut?" Tanya Ye Ri dan Eun Ho pun berhenti.

Lalu mereka melihat bulan perlahan-lahan naik diatas permukaan laut. 


Ye Ri: Aku mau memperlihatkan ini kepadamu. Bumi, matahari, dan bulan, serta lautan dalam satu pemandangan indah ini.

Eun Ho: Ye Ri, aku...

Ye Ri: Kita hanya bisa melihat sisi depan bulan selama masih hidup. Bukan berarti tidak ada sisi belakangnya. Bulan harus memiliki kedua sisinya agar bisa menjadi bulan. Sama denganku. Walau kau tidak bisa melihatnya, bukan berarti dia menghilang. Aku tidak bisa menyembunyikan perbuatannya dengan mengatakan itu bukan perbuatanku.

Eun Ho: Kau tahu soal ini?


Kilas Balik, setelah Eun Ho balik duluan, Ye Ri menelfon dalam perjalanan pulang tapi Eun Ho tidak menjawab panggilannya.


Dan tiba-tiba ia dipanggil oleh Perwira Kim. Ye Ri bertanya, Perwira Kim mau kemana? Perwira Kim menunjukkan baju yang baru saja ia ambil, lalu ia akan kembali ke pos.

"Jaket itu.."

"Ini? Eun Ho memberikannya kepadaku, dia bilang kaus ini milik Kim Sun Ho. kau sudah dengar soal itu juga? Belum tahu, ya? Inilah baju yang dikenakan oleh pelaku. Dia mengira pelakunya berhubungan dengan Kim Sun Ho. Serta mungkin.."

"Ya?"

"Bukan apa-apa. Jika Sun Ho menghubungimu, kau harus menghubungiku terlebih dahulu. Paham?"

Jadi itu adalah jaket bergambar itu.


Ye Ri pulang dan melihat Eun Ho menggalau di kamarnya.


Ye Ri mulai cerita, "Tiga tahun lalu, di malam berhujan, aku kehilangan kesadaran dan terbangun mengenakan pakaian itu."


Ye Ri terbangun di rumahnya sudah menggunakan jaket itu.


Ye Ri: Malam itu, mungkin aku.. Akulah.. perampok yang kau cari, bukan?

Eun Ho: Bukan kau.

Ye Ri: Tidak. Itu aku. Dia juga bagian dari diriku. Kami orang yang sama.

Eun Ho: Tidak. Joo Ri adalah Ju Ri dan kau adalah kau. Jadi, bukan kau yang melakukannya. Dialah perampoknya, dan...


Ye Ri menyuruh Eun Ho melanjutkan bicara, jangan setengah-setengah begitu. Tidak apa-apa, ia siap mengetahui segalanya.

"Apa pun yang terjadi, aku tetap di sisimu. kau tahu itu, bukan?" Tanya Eun Ho.

Ye Ri mengangguk.

"Sepertinya Han Joo Ri telah membunuh seseorang. Tidak, kurasa dia memang membunuh seseorang."

"Apa?"

"Kau ingat Kasus Pembunuhan Berantai di Bak Mandi yang kita lihat? Han Joo Ri tersangkanya."

Re Ri menolak percaya pada awalnya, ia melarang EUn Ho bercanda tapi Eun Ho diam saja, tanda kalau semua itu benar.


Ye Ri kemudian melarikan diri dari Eun Ho. Eun Ho mengejar dan memeluknya.

"Kau ingat perkataanku? Apa pun yang terjadi, aku di sisimu. Walau semua orang di dunia menyalahkanmu, aku memercayaimu."

"Aku membunuh seseorang. Aku membunuh seseorang."

"Kau tidak melakukannya."


Ye Ri menangis dipelukan Eun Ho, apa yang harus ia lakukan sekarang? Ia harus bagaimana?

"Ye Ri-ya. Kau tidak bersalah. Itu semua perbuatan Han Ju Ri. Han Joo Ri yang membunuh mereka."

"Aku harus bagaimana? Aku harus bagaimana sekarang?"

"Lalu.."

Tiba-tiba Joo Ri muncul, omong kosong apa ini?


Awalnya, Joo Ri mau diam saja, tapi ia tidak bisa terus mendengarkan omong kosong ini. Mereka harus merekam film romantis bersama. Menurut Eun Ho, dirinya pembunuh berantai? Dan perampok?

"Jangan berbohong. Aku melihat perbuatanmu malam itu. Aku melihat segalanya."

"Itu bukan aku."

"Itu kau."

"Psikopat pembunuh mesum itu Kim Sun Ho, bukan aku. Dia membunuh para wanita itu dan berusaha membunuh Ye Ri juga. Ini benar. Astaga, kau membuatku gila. Aku tidak bisa mengeluarkan otakku dan menunjukkannya kepadamu."

"Tidak perlu melakukan itu."

"Apa?"

Eun Ho memegang tangan Joo Ri dan kembali menggunakan kekuatannya.


Eun Ho terbangun di dalam lemari pakaian, dimana ada Joo Ri disampingnya dan ia melihat Sun Ho diluar. Hari itu adalah kejadian pembunuhan itu. Sun Ho masuk dengan membawa kue yang dititipkan Eun Ho.


Sun Ho keluar dari rumah, Joo Ri lalu keluar juga dan Eun Ho mengikutinya.

Di meja, Eun Ho melihat kue yang ia titipkan.


Joo Ri ke kamar mandi, ia terkejut melihat wanita itu sudah tidak bernyawa di dalam bak mandi. Eun Ho lalu bergegas kesana.

"Itu bukan perbuatanmu? Jadi, itu perbuatan dia." Gumam Eun Ho.


Joo Ri berlari keluar mengejar Sun Ho setelahnya dan Eun Ho mengikuti Joo Ri diam-diam.


Tapi Joo Ri bersembunyi saat melihat Sun Ho memukul kepala Eun Ho dengan bata lalu petir menyambarnya. Eun Ho juga sembunyi.

"Kim Sun Ho, psikopat baj*." Umpat Joo Ri saat menyaksikan itu.

"Apa? Dia juga yang merampokku? Apa yang terjadi?" Gumam Eun Ho.


Joo Ri mendekati Eun Ho dan berusaha menyadarkannya. Joo Ri bahkan menghubungi ambulan untuk menjemput Eun Ho.


Saat Joo Ri akan pergi, Eun Ho bangun dan memegangi kakinya.

"Lepaskan aku. Aku harus menangkap bedebah itu! Aku harus menangkap psikopat pembunuh mesum itu." Kata Joo Ri, jadi ia terpaksa menendang Eun Ho.

Joo Ri: Maafkan aku. Aku sungguh minta maaf.


Eun Ho: Itu bukan perbuatan Joo Ri. Itu bukan perbuatan Joo Ri.


Saking terkejutnya, Eun Ho sampai jatuh dan ia kembali tidak bisa melihat.

Joo Ri: Ada apa? kau baik-baik saja? Kau pasti terkejut.

Eun Ho perlu waktu untuk bisa melihat lagi, perlahan-lahan ia meraba wajah Joo Ri dan saat penglihatannya sudah kembali seutuhnya ia langsung memeluk Joo Ri.

Eun Ho: Itu bukan kau. Sudah kuduga. kau memang agak aneh, tapi tidak akan melakukan hal itu. Artinya Ye Ri juga tidak bersalah, bukan? Itu kabar baik. Aku sungguh lega.


Ada satu hal yang tiba-tiba muncul dipikiran Eun Ho, jika Joo Ri menyaksikan pembunuhan, seharusnya Joo Ri melaporkannya, kenapa mengikutinya ke sana?

"Itu.."


Joo Ri pergi ke rumah Sun Ho diam-diam dan melihat banyak foto di dinding. Foto wanita korban pembunuhan di bak mandi.

"Kupikir dia menyelingkuhi Ye Ri dengan para wanita ini."


Joo Ri langsung mengetikann kalimat, "Aku akan membunuh semuanya!" Di laptop Sun Ho, tapi ia menghapusnya lagi.


"Aku bersembunyi agar bisa menangkap basah dirinya. Aku mau mempermalukannya agar dia tidak menemui Ye Ri lagi. Tapi.. Aku malah menyaksikan pembunuhannya."


Joo Ri menyadari, Jika polisi tahu ia masuk tanpa izin, mereka tidak akan memercayainya. Jadi, ia tidak bisa melaporkannya. Terlebih, ia berkepribadian ganda.

"Tapi tetap saja. Aku tidak tahu." Kata Eun Ho.


Eun Ho merasa masih harus mencari Kim Sun Ho. Tapi kenapa Joo Ri berusaha menghentikannya mencari pria itu?

"Kau serius mengatakan itu? Kau serius saat kau bilang akan berada di sisi Ye Ri walau aku telah membunuh seseorang?" tanya Joo Ri.

"Tentu saja. Aku selalu jujur kepada Ye Ri. Kenapa mengalihkan pembicaraan? Kenapa menghentikanku?"

"Kau sebaiknya tidak mencarinya."

"Apa maksudmu? Dia pelakunya. Kita harus mencari dan memenjarakannya."

"Kau tidak bisa mencarinya."

"Kenapa tidak?"

"Karena aku sudah membunuhnya."

"Apa?"

"Aku membunuh.. Kim Sun Ho."

***

== PRE VIEW EPISODE 9 ==


Ye Ri diculik seseorang.

Ye Ri: Selamatkan aku! Ada orang di sini! Tolong aku! Selamatkan aku! Aku di sini!


Eun Ho terbangun di bak kamar mandi yang penuh kelopak bunga mawar dan ada mayat juga disana, keknya mayat wanita.


Joo Ri: Dia psikopat pembunuh. Dia berusaha membunuhku juga!

Tapi Eun Ho tetap meninggalkan Joo Ri. Joo Ri menangis.


Suara seseorang: Kim Sun Ho mulai menulis cerita lagi!


Eun Ho dan Ye Ri membaca tulisan Kim Sun Ho.

Eun Ho: Ini mengenai diriku.


Min Jung sepertinya menjadi target Sun Ho selanjutnya. Ia terlihat berlari menghindari Sun Ho di toko bukunya.

Sun Ho: Saat dia mulai menulis lagi, aku akan memberi tahu Min Jung.


Polisi menjaga toko buku Sun Ho. Joo Seung meronta-ronta ingin mesuk ke dalam.

Joo Seung: Di mana Min Jung? Min Jung! Di mana Min Jung? Min Jung!


Sun Ho ditetapkan menjadi buronan, wajahnya ada dimana-mana.

Suara seseorang: Tidak ada siapa pun di sini. Dia pasti melarikan diri.


Eun Ho dan Ye Ri melihat foto-foto mereka tertempel di dinding.

Ye Ri: Apa ini?

Eun Ho: Dia mengawasi kita dari dekat dan mempermainkan kita. Ye Ri-ah.

1 komentar so far

Eps 9 meloholic mna? Udh mau seminggu loh lama bgt nunggunya

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon