Saturday, December 9, 2017

Sinopsis Cambrian Period Episode 2 Part 2

Ditulis oleh: Diana Recap
Support Admin dengan kunjungi "www.diana-recap.com"

Sinopsis Cambrian Period Episode 2 Part 2

Sumber Gambar: Youku


Jian Zi meloncati pagar, tapi ia masih pusing karena pengaruh alkohol. Lalu ia menyuntikkan sesuatu ke tubuhnya.

Tang Yin melihat Jian Zi meloncati pagar dengan mudah, ia kagum banget, lalu ia keluar dari mobil.


Asisten melapor pada James Li kalau encoder-nya hilang. Jaes Li diam saja. Asisten lalu berinisiatif untuk menyuruh orang untuk mencari tahu.


Jamel Li ketawa, main-main menggunakan burung (wanita)? Berani juga? James Li meminta Asistennya itu membawa Ke Ke hidup-hidup padanya, ia ingin mengetahui seberapa kuat orang yang mengirim burung pipit untuk mematuk giginya. Asisten mengerti.


Jamel Li ketawa, main-main menggunakan burung (wanita)? Berani juga? James Li meminta Asistennya itu membawa Ke Ke hidup-hidup padanya, ia ingin mengetahui seberapa kuat orang yang mengirim burung pipit untuk mematuk giginya. Asisten mengerti.



Seseorang muncul. Orang itu bertanya, ada keperluan apa Tang Yin. Tang Yin menjawab kalau ia mau melapor polisi, ia datang untuk menemukan temannya yang tadi meloncati pagar. Orang itu panik dan langsung melesat ke dalam.


Jin menyuruh Suo Tou pulang, tapi Suo Tou malah berdiri dan menyentuhnya.

"Tubuh yang menawan, saynag kalau tidak dipakai." Kata Suo Tou.


Tunggu! Jadi Jian Zi ini masuk ke rumah Jin karena sekarang ia ada di ruangan Xiuer, putri Jin. Jian Zhi meletakkan sesuatu dibantal Xiuer.

Dua batu yang bertuliskan. Yang di kiri tulisannya "pion" dan yang dikanan tulisannya "Autumn".





Suo Tou dan Jin mendengar suara orang diluar, "Siapa itu!". Mereka langsung menyiapkan pistol masing-masing.

Jian Zi melihat melalui jendela dan ternyata Tang Yin berhasil melompati pagar. Jian Zi kesal, dia lagi?! Kenapa ia selalu melihatnya?! Pasti hanya ilusi!


Pihak keamanan melihat Tang Yin dan langsung menuju ke sana. Namun Jian Zi datang dan menghajar mereka.



Jin dan Suo Tou siap dengan pistol mereka masing-masing. Tapi Jin melihat topeng Jian Zi, ia ingat kejadian tadi, bahwa Jian Zi menyelamatkan Xiuer, maka ia menurunkan pistolnya.

Suo Tou akan menembak tapi Jin melarangnya dengan alasan tidak ingin menarik perhatian polisi. Suo Tou mengingatkan, jika Jian Zi melihat mereka berdua bersama, mereka berdua yang akan mati.

"Jadi ada yang membuatmu takut?"

"Aku lebih memilih membunuh orang tidak berdosa daripada membiarkan mereka lepas."






Namun karena perdebatan itu, Jian Zi bisa kabur duluan bersama Tang Yin. Suo Tou memperingati Jin untuk hati-hati dengan kata-katanya, karena Pulau Selatan tidak bertoleransi pada orang yang mengetahui banyak rahasia. Lalu Suo Tou keluar dengan kesal.

Jin masuk ke kamar Putrinya dan melihat tanda yang diletakkan Jian Zi itu. Ming Zhu minta maaf.

Jin menghukum orang-orangnya dengan kejam karena kebobolan. Lalu Jin mengelus foto putrinya. Ia bersumpah tidak akan memaafkan siapapun yang mencoba membahayakan putrinya, tidak peduli siapapun orangnya.


Suo Tou menelfon ke rumah ayahnya dan sang Asisten yang menangkat. Ia bertanya apa ayahnya sudah tidur dan Asisten membenarkan. Suo Tou pun mematikan telfon.

Suo Tou bergumam kalau sepertinya Asisten memiliki rahasia. Jadi, siapa Lian Pu yang baru itu?


Seseorang berhasil menangkap gambar mobil melalui CCTV jalanan. Ia kesal sampai melempat botol minuman ke tembok hingga pecah.


Jian Zi membawa Tang Yin ke tepi tebing. Ia lalu membuka pintu untuk menyuruh Tang Yin keluar, tapi Tang Yin malah menariknya mendekat. Pengaruh obat Quan Cheng masih ada dan makin menjadi dan mereka berhubungan.




Ke Ke masih jalan seorang diri, ia membayangkan masa lalu.

Suo Tou memintanya untuk tidur dengan James Li, sekali saja dan kedepannya Ke Ke bisa menjadi wanitanya satu-satunya. Ke Ke menampar Suo Tou waktu itu, tapi akhirnya ia melakukannya juga.



Tiba-tiba sebuah mobil melaju ke arahnya dan langsung menabraknya.


Paginya, Tang Yin bangun duluan dan saat menyadari ia ada dimana bersama siapa dan apa yang terjadi, ia terak kenceng. Jian Zi juga sama, ia teriak saat Tang Yin teriak.


Tang Yin menduga Jian Zi gigolo juga. Jian Zi akan menjelaskan, tapi tang Yin tak memberinya kesempatan. Tang Yin menangis karena ia memberikan virgin-nya pada seorang Gigolo.


Jian Zi mengatakan semua ini hanya kesalahan, tapi Tang Yin malah memukulinya.


Tang Yin marah pada Jian Zi karena memaksanya memakai jasanya. Tapi gak pa-apa juga sih, dia sudah cukup umur, tapi ia menangis karena ia menghabiskan malam dengan Gigolo.

Jian Zi akan menjelaskan tapi ia berhenti, kata-katanya gak mau keluar. Tang Yin kemudian melemparkan selembar uang karena hanya itu yang ia punya. Ia meminta Jian Zi mengambilnya lalu pergi.




Jian Zi akhirnya mengatakan kalau ia bukan Gigolo. Tang Yin tidak percaya karena Jian Zi mengambil uangnya. Jian Zi langsung membuang uang itu.

Jian Zi menjelaskan kalau semua ini bukan seperti yang Tang Yin pikir, tapi ia bersedia bertanggung jawab.

"DIAM!!" Bentak Tang Yin lalu keluar dari mobil dengan kesal.


Jian Zi bergumam kalau itu juga pertama kali untuknya.


Tang Yin menyalahkan dirinya sendiri karena lepas kendali semalam. Ia memanggil-manggil Ke Ke.





Suo Tou ke rumah Ke Ke dan memanggil-manggil Ke Ke tapi ia tidak menemukan siapapun disana. Ia menggeledah seluruh isi rumah, mungkin untuk mendari encoder itu. Tapi hasilnya nihil. Ia menelfon, tapi nomor Ke Ke tidak aktif.

Suo Tou menuju foto Ke Ke yang tergantung di dinding, "Ke Ke, saat aku menemukanmu, aku sungguh akan membunuhmu!"

Suo Tou mengambil foto itu dan membantingnya lalu menginjaknya.


Di dalam mobil, Jian Zi mengambil topengnya. Tapi Tang Yin tiba-tiba kembali, jadi Jian Zi menyembunyikan topengnya.



Tang Yin kembali untuk meminta ponsel, pasti Jian Zi punya ponsel kan? Jian Zi berpikir Tang Yin akan menelfonnya.

"Kau gila? Aku sudah memberimu uang, kan? Apa sekarang kau berencana untuk bergantung padaku? Cepat! Aku perlu menggunakan ponsel."


Jian Zi pun memberikan ponselnya dengan takut-takut. Tang Yin menelfon Ke Ke tapi ponsel Ke Ke tidak aktif. Tapi karena operator bicaranya dalam bahasa inggris, Tang Yin tidak paham. Jian Zi pun menerjemahkannya kalau ponsel Ke Ke tidak aktif. Tang Yin membentak, ia juga tahu itu! Padahal tadi jelas-jelas gak paham.


Tang Yin mengubah nada bicaranya menjadi lebih lembut, ia meminta pinjam ponsel Jian Zi dan berjanji akan mengembalikannya beberapa hari kedepan. Jian Zi menatap Tang Yin bingung.

Tang Yin kembali membentak, kenapa menatapnya sampai seperti itu? Apa Jian Zi pikir ia mau mencuri ponsel bodoh Jian Zi itu?



Tang Yin langsung keluar membawa ponsel itu padahal Jian Zi belum setuju. Tapi Jian Zi hanya diam saja. Tapi Tang Yin kembali, ia mau meminjam uang juga. Jian Zi memberikan seluruh uang yang ia bawa tapi Tang Yin hanya mengambilnya selembar untuk ongkos taksi.



Tang Yin pulang ke rumah Ke Ke sambil terus menelfon sampai ia tidak sadar kalau sudah sampai. Pak Supir mengatakan padanya kalau ia sudah sampai. Maka Tang Yin membayar dengan uang yang tadi. Dan ternyata ia hanya mendapat kembalian dua koin.



Asisten dan James Li membahas soal hilangnya encoder itu. Asisten menduga Da Zhong yang mengambilnya. James Li menjelaskan, Da Zhong memang agak tamak, tapi untuk hal besar seperti encoder, dia tidak mungkin berani, juga tidak memiliki kekuatan. James Li berpikir, orang itu sangat tamak.

Asisten bertanya, lalu apa yang harus mereka lakukan saat ini? James Li menyuruh meningkatkan keamanan di Pulau Selatan untuk melanjutkan kegiatan normal mereka, juga caritahu orang-orang yang terlibat dengan Ke Ke. Terakhir, James Li memerintahkan untuk memanggil Jian Zi karena Jian Zi harus melakukan sesuatu.


Jian Zi membersihkan mobilnya, pokoknya tidak boleh ada sidik jari yang tertinggal. Lalu ia menjalankannya hingga masuk ke jurang. Mobil pun meledak.

3 komentar

aku akan menuliskan komentar ku, terimakasih banyak atas dilanjutkan nya sinopsis cambrian period ini, karena hou ming hao sangat menggemaskan, lucu dan keren di saat yang bersamaan, heheheee ditunggu kelanjutannya ka makasii

bikin penasaran... jian zi meski kyaknya misterius dan dingin ternyata baik jg. aq ikutn bingung liat wjahnya yg bingung(kyk ngrasa brslh bgt ma tangyin) iya sih, itukan kslahan bsr. gmna dy ntar btngung jwb ya? aq jg msih penasaran alasan sbnrnya dy pke topeng.. di lanjut ya mbk. chayo..?!

Min pleaseee lanjutt semanggat yaaa minn 😍

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon