Thursday, December 7, 2017

Sinopsis Meloholic Episode 10 Part 2-FINAL

Ditulis oleh: Diana Recap
Support Admin dengan kunjungi "www.diana-recap.com"

Sinopsis Meloholic Episode 10 Part 2-FINAL

Sumber Gambar: OCN


Ye Ri memanggil Eun Ho, tapi Eun Ho tampak bingung, apa Ye Ri mengenalnya. Ye Ri tersenyum dan mendekati Eun Ho, gak usah bercanda deh. Tapi Eun Ho serius, ia tidak mengenali Ye Ri. Senyum Ye Ri langsung hilang.


Eun Ho mendekati Joo Seung dan bertanya siapa Ye Ri. Joo Seung dan Ye Ri hanya lihat-lihatan.


Selanjutnya, Eun Ho menggoda para perawat. Sementara Ye Ri dan Joo Seung memperhatikannya.


Joo Seung menjelaskan pada Ye Ri kalau Eun Ho mengalami amnesia lakunar. Tapi Ye Ri merasa Eun Ho tidak terlihat mengidap amnesia.

"Biasanya.. Mereka melupakan ingatan dari periode tertentu atau kejadian tertentu. Baru kali ini aku melihat seseorang yang tidak bisa ingat satu orang."

"Kenapa satu orang itu.. harus aku?"

"Aku juga bingung."

"Mungkinkah ingatannya akan kembali?"

Joo Seung menggeleng.


Joo Seung sengaja menabrak perawat yang berbincang dengan Eun Ho tadi. Eun Ho khawatir dan menolong perawat itu. Eun Ho kesal pada Joo Seung.

Joo Seung: Sadarlah Kau!!


Ye Ri terluka melihat itu, airmatanya mengalir. namun Eun Ho hanya menatapnya saja.


Ye Ri pun hanya bisa pergi dari sana. Eun Ho masih menatapnya saja. Joo Seung menepuk pipi Eun Ho, memintanya sadar. Eun Ho tidak mengerti, memangnya ia kenaoa. Joo Seung kemudian ingat soal tangan Eun Ho. Eun Ho harus melihat dengan tangannya maka semuanya akan baik-baik saja.


Eun Ho cerita kalau kemampuannya hilang, ia tidak tahu kapan tapi kemampuannya hilang saat ia sadar. Ia memegang tangan perawatnya untuk memastikan, tapi ia tidak bisa mendengar apa pun. Iarasa kemampuannya sudah hilang.

"Selamanya?" Tanya Joo Seung dan Eun Ho mengangguk. Joo Seung marah, "Astaga, sudah kubilang hati-hati! kau terlalu sering menggunakannya!"

"Aku tidak tahu itu akan hilang."

"Kita harus bagaimana sekarang?"

"Apa? Aku akan hidup normal seperti sebelumnya."

"Kukira kau bisa mengingat lewat ingatan Ye Ri jika memegang tangannya."

"Apa maksudmu? Siapa?"

"Lupakan saja."

"Tapi Hyung, ada satu hal aneh. Aku kehilangan kemampuanku, tapi bisa merasakan hal yang bisa membuat wanita bahagia."

"Jangan bicara omong kosong."

"Kau lihat para perawat tadi? Mereka terus tertawa mendengar semua ucapanku."

"Walau tidak memilikinya lagi, kau harus mengingatnya. Syukurlah."

"Omong-omong, soal tebing itu... Aku terus berusaha, tapi tidak bisa mengingat alasanku ke sana. Saat hendak mengingat sesuatu, hatiku terasa hampa."


Ternyata dari tadi Ye Ri menatap mereka dari jauh dan Eun Ho menyadarinya.

Eun Ho: Hyung, Seseorang menatapku terus dari sana. Dia seperti orang gila, ya?

Joo SUng hanya mendesah.


Eun Ho melihat acara komedi dan ia ketawa ngakak, tapi Ye Ri tiba-tiba duduk disampingnya dan bertanya apa kepalanya sudah tidak sakut lagi? Eun Ho terlonjak terkejut. Eun Ho mengatakan kepalanya sudah tidak sakit lagi.


Eun Ho bertanya, sejak kapan Ye Ri bicara santai dengannya. Ye Ri menyuruh Eun Ho melakukannya juga. Maka Eun Ho mulai bicara santai.

"Ada perawat yang bilang kita jatuh bersama dari tebing. Aku tahu ini terdengar tidak mungkin, tapi aku berusaha menyelamatkanmu dan.."

"kau sudah ingat?"

"Itukah yang terjadi? Sudah kuduga. Aku memang memiliki rasa keadilan yang tinggi. Tapi kenapa kau ke sana? Kau berusaha bunuh diri setelah dicampakkan kekasihmu?"

"Ya, aku dicampakkan. Dia berjanji akan tetap berada di sisiku apa pun yang terjadi, dan bilang hanya akan mencintaiku. Tapi dia tidak menepati janjinya bahkan saat aku melihatnya."


Eun Ho menyemangati Ye Ri, tenang saja, ada banyak pria di dunia ini. Ye Ri harus melupakannya. Ye Ri pun pergi.


Eun Ho menatao tangannya.


Ye Ri menangis di ruangannya sambil memegang erat kalung pemberian Eun Ho, ia tidak menyangka Eun Ho melupakan semuanya.

"Aku tidak ada lagi dalam ingatanmu.. maupun hatimu?"


Eun Ho ingat pernah pergi ke tempat-tempat ia pergi bersama Ye Ri, namun dalam ingatannya ia kesana seorang diri.

Eun Ho terbangun dan tak terasa airmatanya mengalir. Ia menyentuh dadanya dan rasanya nyeri, Eun Ho tidak mengerti dengan dirinya.


Eun Ho lalu melihat keluar, ada kelopak bunga terbang melewati jendela dan jatuh di selimutnya. Eun Ho memungutnya dan airmatanya tidak berhenti mengalir.

"Ada apa denganku? Aneh sekali. Kenapa aku terus merasa aneh?"


Min Jung datang, mengatakan bahwa Joo Sung sudah mengurus semuanya jadi meereka bisa keluar dari RS.

"Baiklah." Jawab Eun Ho sambil mengusap airmatanya.


Eun Ho menunggu di luar, tapi mereka lama seklali.


Eun Ho berbalik san melihat Joo Ri berjalan ke arahnya sambil membawa setangkai bunga. Dan tiba-tiba kelopak bunga berguguran tepat di atas mereka.


Joo Ri mendekati Eun Ho dan membuka kacamatanya.

"Menurutmu, kenapa aku melakukan ini?"

"Entahlah."

"Aku akan mengajakmu berkencan. Aku menyukaimu. Aku sangat menyukaimu."

"Apa?"

"Aku suka wajah tampanmu yang tampak terkejut. Aku suka suara rendahmu yang terdengar tidak yakin, dan aku sangat menyukai ekspresi bodohmu saat kau melihatku layaknya orang asing."

Ye Ri memberikan bunga yang dibawanya itu pada Eun Ho.

Eun Ho: Kau tebal muka. Tapi karena semuanya benar, kau pasti telah mempersiapkannya.

Joo Ri: Walau tidak menyukainya, kau tidak perlu mengembalikannya. Aku tidak menerima hadiahku kembali setelah kuberikan kepada pria.

Eun Ho: Apa yang kau bicarakan?


Joo Ri kemudian membisiki Eun Ho, "Kau sungguh tidak tahu aku siapa? Pikirkan baik-baik. Kau.. mengenaliku, bukan?"


Eun Ho ingat saat Joo Ri menyapanya di ruang loker untuk yang pertama kalinya. Ia bergumam kalau ia rasa pernah melihat yang seperti ini di suatu tempat.


Joo Ri tersenyum, Eun Ho pernah melihat ini di mimpi ya?

Ye Ri menyibak rambutnya dan Eun Ho bisa melihat dua butir nasi tertempel disana. Eun Ho tersenyum.

Eun Ho: Kau begitu menyukaiku? Astaga.

Batin Ye Ri: Sulit sekali meniru Han Joo Ri.

*Wah.. ternyata tadi itu Ye Ri bukan Joo Ri.


Ternyata kelopak bunga itu berasal dari Yoo Sik dan Yeo Jin. Yoo Sik protes, Kenapa mereka melakukan iitu di Hari akhir pekan mereka yang berharga.

Yeo Jin: Setelah selesai, mari kita lakukan yang kau inginkan.

Yeo Jin lalu mencium pipi Yoo Sik dan Yoo Sik pun menjadi sengangat lagi.


Ye Ri mencium Eun Ho dan Eun Ho membalas ciumannya.

Ye Ri: Aku akan mengisi.. kenanganmu yang hilang dengan kenangan yang lebih baik. Nantikanlah.

Eun Ho: Baiklah.


Min Jung dan Joo Seung melihat itu. Min Jung merasa Ye Ri sangat keren. Joo Seung lalu menghubungi Detektif Yeo, bertanya apa memiliki waktu akhir pekan ini?

Narasi Min Jung: Pada hari itu, Eun Ho Oppa dan Ye Ri Eonni selamat setelah jatuh dari tebing hanya karena polisi laut telah ditugaskan lebih dahulu setelah menerima panggilan dari petugas polisi itu. Kalian mau tahu apa yang terjadi kepada pembunuhnya?

Setelah melihat Eun Ho dan Ye Ri jatuh dari tebing, dia langsung putus asa. Dia pun mengikuti polisi tanpa perlawanan seakan-akan telah menyerah.

Lalu detektif menanyakan alasan dia bersembunyi selama tiga tahun.

Joo Seung: Kenapa kau berhenti membunuh selama tiga tahun dan bersembunyi?

Sun Ho: Aku menunggunya jatuh cinta. Orang-orang merasakan sakit terbesar saat mereka dihancurkan ketika merasakan kebahagiaan terbesar.

Itulah yang dia katakan. Tapi apakah dia menginginkan rasa sakit Ye Ri? 

Aku tidak bisa melupakan ekspresi di wajah Kim Sun Ho saat melihat foto Ye Ri Eonni di dinding. Itu wajah orang yang sangat mencintai seseorang dan merindukan orang yang dia cintai. Satu hal yang pasti adalah wajah Kim Sun Ho tampak bahagia saat melihat foto Ye Ri Eonni di dinding. Dia seperti manusia biasa yang jatuh cinta. Mungkin itulah.. cara dia mencintai seseorang.
Setelah Kim Sun Ho ditangkap, novelnya menjadi amat populer. Tapi hanya bertahan seminggu. Novel sempurna yang sangat ingin dia selesaikan kini begitu mudahnya hilang dari ingatan orang-orang.

Detektif Yeo berkencan dengan Perwira Kim dan Joo Seung kembali patah hati.
Kita semua jatuh cinta.Beberapa orang mencintai orang yang tidak tepat.


Yeo Jin menggilai Chan Yeol EXO. Yoo Sik pun terpaksa mengikutinya.

Terkadang, mereka mencintai idola yang tidak bisa mereka dapatkan. Ada beberapa pasangan lama yang tingkahnya menjadi mirip. Kita semua jatuh cinta. Mereka semua jatuh cinta.

Terkadang, mereka karakter dari film kartun.

Min Jung menemukan keahliannya, ia menjadi seorang penulis sekarang.

Dunia terlihat lebih indah saat orang-orang jatuh cinta. Mungkin pengalaman dan perasaan itulah yang membuat kita semua makin jatuh cinta



Ye Ri menjadi mahasiswa baru Jurusan Psikologi, juniornya  Yoo Sik dan Eun Ho.

Yoo Sik: Tampaknya jelas bahwa wanita ini terlambat masuk kuliah, tapi mari kita biarkan wanita cantik ini memperkenalkan diri.

Ye Ri: Halo. Aku mahasiswa baru jurusan psikologi di Eunha. Namaku Han Ye Ri. Senang bisa bertemu kalian.


Semua berteriak menyukai Ye Ri dan tiba-tiba Eun Ho meniup peluit untuk menenangkan mereka.


Eun Ho lalu maju ke depan dan mengenalkan Ye Ri sebagai kekasihnya. Semua orang tidak suka mendengarnya.


Yoo Sik: Jadi, mereka pasangan. Mereka harus menari bersama. Lima, enam, tujuh, delapan!


Ye Ri dan Eun Ho pun terpaksa menari, tapi gatya mereka enggak banget. Butuh kesempatan sampai tiga kali baru mereka bener-bener menunjukkan tarian pasangan.

Eun Ho Oppa dan Ye Ri Eonni jatuh cinta lagi. Siapa pun itu, kita siap jatuh cinta. Kita semua kecanduan cinta. Kita "meloholic".


Min Jung selesai dengan tulisannya, "'Meloholic', Tamat".

== T A M A T ==

= E P I L O G =

Saat Eun Ho menyatakan cinta pada Seol Ah Ye Ri melihatnya.

Ye Ri: Aku tidak mengenalnya, tapi wanita itu pasti merasa malu. Tapi.. aku agak iri kepadanya.


Ye Ri berbalik pergi sambil tersenyum.

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon