Wednesday, December 6, 2017

Sinopsis Meloholic Episode 9 Part 2

Ditulis oleh: Diana Recap
Support Admin dengan kunjungi "www.diana-recap.com"

Sinopsis Meloholic Episode 9 Part 2

Sumber Gambar: OCN



Semantara itu, Detektif Yeo merasa ada yang aneh. Perwira Kim juga menyadarai, tapi ia bersyukur karena Min Jung masih selamat.

"Anehnya, pelaku meninggalkan dia begitu saja. Tidak seperti biasanya." Kata Perwira Kim.

"Benar sekali. Dia merencanakan sesuatu. Tapi.. Bagaimana kau bisa tahu ada ruangan semacam itu?"


Eun Ho masih di ruangan itu, ia menelfon Ye Ri tapi tidak bisa. Lalu ia melihat-lihat ruangan itu dan menemukan ada tiga cincin di sebuah laci.

Eun Ho mengabil satu dan mengamatinya, ia menemukan inisial "KYH". Eun Ho mengingat-ingat, ternyata nama Korban pembunuhan kamar mandi adalah Kim Yoon Hee (KYH).


Tiga bulan kemudian korbannya adalah Lee Sun Mi. Cincin dengan inisial LSM juga ada. Eun Ho kembali ingat kata Joo Seung bahwa itu adalah tanda Sun Ho, "Aku akan membunuhnya" dan "Aku membunuhnya".


Eun Ho balik kanan dan melihat foto-foto Ye Ri ditempel di dinding dengan ditutupi tirai. Eun Ho menyibak tirai itu dan foto Ye Ri banyak banget, diluar dugaannya.Eun Ho menghubungkan itu dengan kejadian saat Sun Ho mengukir cincin untuk Ye Ri, artinya Sun Ho juga berencana membunuh Ye Ri. Kemudian Eun Ho mendapat pesan, tapi kita tidak diberi lihat pesannya apaan.


Detektif Yeo masuk, ia terkejut memlihat foto itu.

"Apa-apaan semua ini? Dia psikopat."

Perwira Kim menyusul, mengabari kalau Sun Ho terlihat di terminal bus. Sun Ho naik bus menuju Busan bersama seorang wanita. Berdasarkan penjelasan mereka, wanita itu pasti Ye Ri.


Detektif Yeo lalu mengubungi seseorang, "Aku butuh bantuan di Busan. Bagaimana jika tersangka lolos?!! Kau yang urus berkas-berkasnya."

Detektif Yeo langsung keluar.


Perwira Kim menenangkan Eun Ho, mereka sudah meminta banyak bantuan. Jadi Sun Ho akan segera tertangkap.

"Tunggulah di rumahmu. Nanti kuhubungi."

"Ahjusshi tunggu.."

"Ya?"

"Tidak jadi."

Eun Ho mengamati cincin itu lagi.


Sementara itu, cincin dengan model yang sama saat ini dipakai Ye Ri dimana ia terbangun dalam keadaan tangan kaki dan mulut terikat.

Sun Ho ada tak jauh darinya sedang menyelesaikan tulisannya.




Tapi pikiran Sun Ho mentok, jadi ia meletakkan laptopnya lalu mondar mandir. Dan saat ia melihat Ye Ri sudah bangun ia mendapatkan ide, ia pun akhirnya bisa menyelesaikan bab terakhir novel "Pasangan Bermuka Dua".


Sun Ho lalu melepaskan ikatan di mulut Ye Ri,

Sun Ho: Bertahanlah. Dia akan segera kemari. Aku perlu pemeran pendukung agar klimaksnya lebih menarik."

Ye Ri: Hentikan ini. Aku sudah menuruti semua perkataanmu.


Jadi sebenarnya, saat Perwira Kim bergabung duduk bersama Eun Ho dan Joo Seung, Ye Ri mendapat pesan dari Sun Ho.

"Jika ingin menemukan Min Jung, tinggalkan lokasi itu sendirian."

Maka dari itu, Ye Ri kekeh berkata akan pulang sendirian. Dan juga ia bisa tahu lokasi ruang rahasia itu.


Ye Ri berkata kalau ia sudah menuruti semua ucapanmu. Jadi Sun Ho juga haru menepati janjinya untuk tidak menyakiti orang lain.

"Mau bagaimana lagi? Untuk membuat novel yang sempurna, hanya ini caranya.."

Ye Ri melawan, ia menendang Sun Ho saat Sun Ho duduk di ranjang. Tapi bagaimanapun juga, Sun Ho jauh lebih kuat darinya dan bisa dengan mudah mengembalikanya ke ranjang.


Ye Ri berteriak minta tolong pada orang-orang, tapi Sun Ho bilang itu percuma kerena di tempat itu hanya ada mereka berdua, tempat itu tutup hari ini.

Sun Ho: Polisi mungkin mencari kita di berbagai lokasi. Aku merencanakannya seperti yang kutulis di novelku.

Ye Ri: Novel terkutuk. Tulisanmu itu sampah. Kenapa kau bangga karena tidak bisa menulis tanpa pengalaman? Ya. kau tidak berbakat. Maka itu, tidak bisa menulis. Imajinasimu kurang.

Sun Ho: Diam.

Te Ri: Novel yang kau tulis adalah tempat sampah untuk melampiaskan frustrasimu.

Sun Ho kuesel, jadi ia memukul Ye Ri sampai Ye Ri terbaring lagi.


Kemudian Sun Ho membenarkan Ye Ri, butuh pengalaman sebelum menulis hanyalah alasan. Jadi, kali ini, ia mengubah metodeku.

"Apa makaudmu?"

Sun Ho lalu membisiki Ye Ri.


Di luar, ada Eun Ho berlarian memanggil Ye Ri.


Sun Ho meminta pendapat Ye Ri soal rencananya.

Ye Ri: Kau pikir bisa kabur dari semua ini?

Sun Ho: Aku akan menunggu.

Lalu terdengar suara Eun Ho. Ye Ri berteriak Tidak! berkali-kali.

Sun Ho: Kemarilah, Eun Ho. Kau di sini karena suatu alasan.

Ye Ri hanya bisa menangis.


Eun Ho melihat Sun Ho menutup tirai.

Kilas Balik..


Eun Ho mencari lokasi itu di internet dan ia menemukan gambar tempat itu. Lalu Eun Ho mencocokkan dengan foto di dinding dan ada satu foto yang sama. Eun Ho langsung berlari keluar.

Kilas Balik Selesai..


Ye Ri sangat kesakitan lagi, artinya Joo Ri akan muncul.


Eun Ho akan menggunakan lift, tapi tidak befungsi, jadi ia naik tangga. Ia terus ingat kata-kata Joo Seung.

"Dia membuat aturan sendiri. Memenuhi aturan-aturan itu memberinya kepuasan. Dia pembunuh berencana."


"Aku tahu itu. Aku tahu ini juga bagian dari rencananya. Tapi aku tidak punya pilihan. Karena.. Karena.. Karena kau di sana."


Eun Ho sampai di ruangan itu tapi tidak ada siapa-siapa. Lalu seseorang tiba-tiba memukul kepalanya dari belakang. Eun Ho pun tersungkur ke lantai.


Ternyata yang memukul Eun Ho adalah Joo Ri dan Eun Ho sempat melihatnya sebentar sebelum pingsan.


Eun Ho terbangun dan tiba-tiba ia ada di bak mandi dengan keadaan tangan terikat. Lalu ia melihat Joo Ri mengikat kakinya.

Eun Ho bertanya, sedang apa Joo Ri itu. Joo Ri cuma mengucapkan maaf, ia terpaksa, ia bisa saja dibunuh kalau tidak melakukannya. Sementara itu, Sun Ho malah sibuk main piano.

Kilas Balik..


Joo Ri muncul setelah Ye Ri mengalami sakit kepala hebat. Joo Ri berkata, harusnya ia membunuh Sun Ho hari itu. Sun Ho mengingat hari itu, ia mengingat wajah Joo Ri.

"Dasar psikopat payah."

"Aku benar rupanya. Kau muncul karena dia datang. Han Joo Ri?"

"Jangan sakiti Ye Ri."

"Kau ingin menyelamatkan Ye Ri?"

"Apa?"


Sun Ho berjanji akan menyelamatkan Ye Ri jika Joo Ri mau menuruti kata-katanya. Sun Ho lalu menjelaskan apa yang harus Joo Ri lakukan.

"Pukul dia hingga pingsan, lalu seret dia ke bak mandi. Masukkan dia di sana, lalu ikat. Apa itu sulit?"

"Dasar psikopat payah. Kenapa aku harus menurutinya?"

"Aku akan membebaskanmu jika kau melakukannya. Bagaimana? Maukah kau menurutiku?"

"Kau akan membebaskan Ye Ri jika aku menurutimu?"

Kilas Balik Selesai..


Sun Ho ketawa menang. Ia bertanya pada Eun Ho, bagaimana rasanya dipukul oleh pacar sendiri?

"Aku juga ingin bertanya. Bagaimana rasanya saat kerja kerasmu tidak diakui? Kau hanya mendapat gelar kehormatan dari perusahaan surat kabar kecil empat tahun lalu. Faktanya, novelmu malah tidak menang. Karya pemenang sebelumnya tidak orisinal, jadi, kau menang. Itukah alasanmu begitu menginginkan perhatian orang-orang? Tapi tetap saja, bisa-bisanya kau membunuh! Bedebah!"


Sun Ho marah, jadi ia memukuli wajah Eun Ho dengan brutal, Joo Ri saja sampai tidak tega melihatnya.


Sun Ho marah, jadi ia memukuli wajah Eun Ho dengan brutal, Joo Ri saja sampai tidak tega melihatnya.

Tapi Eun Ho tidak menyerah, ia kembalai menakut-nakuti Sun Ho, "Kau akan mati. Polisi akan tiba sebentar lagi."

"Butuh waktu lama untuk kemari dari Busan."

"Apa?"


Detektif Yei di busan dan ia salah menangkap orang,


Sun Ho: au belum memahami situasimu? Pikirmu kau aktor drama percintaan? Pikirmu kau bisa menyelamatkan pacarmu dari seorang penjahat?


Sun Ho lalu mengkode Joo Ri untuk mengikat tangan Eun Ho ke keran.


"Kau pikir kenapa aku mengawasi kalian selama ini? Untuk menulis novel percintaan, harus ada sebuah krisis. Orang yang merusak motor. Orang yang membobol lokermu. Aku sengaja melakukannya. Agar kau jatuh cinta kepadanya."


Sun Ho: Jatuh cinta itu mudah saat kau mengalami cobaan. Orang menyebutnya Efek Jembatan Gantung dalam psikologi. Sejak awal, aku memanfaatkanmu untuk novelku. Lihat dirimu sekarang. kau tidak akan ada di sini jika bukan karena diriku, bukan?

Eun Ho: Apa maumu? Kau tetap akan tertangkap sekeras apa pun upayamu. Jika begitu, kau tidak akan bisa menyelesaikan novel bodohmu. Kenapa kau melakukan ini?

Sun Ho: Novelnya sudah selesai.


Joo Ri selesai mengikat tangan Eun Ho. Ia melarikan diri dengan mendorong Sun Ho.



Sun Ho tidak langsung mengejar Joo Ri, ia menyalakan keran air dulu.

Eun Ho: Bedebah. Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!

Sun Ho: Selamat berendam. Aku memanfaatkanmu untuk memancing Ju Ri keluar.

Eun Ho: Hei! Bedebah! Psikopat berengsek! Hai!

Sun Ho kembali kesal dan memukul Eun Ho sampai pingsan.


Joo Ri menuruni tangga tapi kakinya malah kesleo. Sementara itu, Sun Ho semakin dekat.


Joo Ri 'main petak umpet' dengan Sun Ho. Pertama-tama ia bisa sembunyi.


Namun ia tertangkap juga akhirnya.

2 komentar

Ktanya libuur seminggu bak,, kok ud nongol lg??

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon