Monday, January 1, 2018

Sinopsis Cambrian Period Episode 6 Part 1

Ditulis oleh: Diana Recap
Support Admin dengan membaca sinopsis hanya di "www.diana-recap.com"

Sinopsis Cambrian Period Episode 6

Sumber Gambar: YOUKU


Jian Zi melihat dari kejauhan para petugas yang sedang memadamkan api dari rumah Suo Tou.

Jian Zi: Semua saudarakau mati di tangan Autumn's Door atau pergi setelah menyelesaikan misi mereka untuk memulai hidup baru. Dari semua yang memilih tinggal, hanya kau yang paling baik padaku. Kau memperlakukanku seperti layaknya adik kandung. Kau cakap dan ambisius, hingga ayah paling mempercayaimu. Jika tidak ada kejadian itu, kau pasti akan menjadi pemimpin Autumn’s Door selanjutnya. Aku percaya, aku pasti akan melihatmu menggapai mimpimu. Tapi sekarang.. tidak ada yang tersisa. Kekuatan, kekayaan, apa itu sangat penting?


Aisisten minta maaf pada James Li karena tidak bisa membawa Suo Tou kembali, semua ini adalah salahnya. James Li tidak mempermasalahkannya, selama itu jalan yang Suo Tou pilih, ia akan menghormatinya, akan menjadikannya sebagai kontribusi terakhirnya pada Autumn’s Door.


Atasan Yong Ji menyimpulkan kalau Suo Tou adalah Lian Pu yang telah membunuh Shen Ke Ke, jadi kedua kasus itu selesai. Yong Ji tidak setuju, pembunuhan Shen Ke Ke memang sudah selesai, tapi kasus bunuh diri Suo Tou tidak bisa ditutup begitu saja.

Yong Ji ingin menggunakan kematian SUo Tou untuk menyelidiki Autumn’s Door karena bagaimanapun juga SUo Tou bekerja untuk mereka. Tapi Atasannya jelas menolaknya, ia tidak peduli apakah kematian Suo Tou berkaitan dengan Autumn’s Door karena yang terpenting bukti di depan mereka itu.


Atasan: Penguasa Autumn’s Door kedua, menggunakan uang dan kekuatannya untuk melebarkan sayapdi pasar gelap secara diam-diam. Dan Shen Ke Ke mengetahui rahasia itu, maka ia dibunuh. Setelah semuanya terungkap, Suo Tou bunuh diri karena rasa bersalahnya. Bukankah semua itu sudah jelas? Yong Ji-ah, mari hentikan sampai disini, dengan posisi Suo Tou sendiri sudah lebih cari cukup untuk menjelaskan pada public.

Yong Ji: ANda yang bilang sendiri kalau dia adalah penguasa kedua di Autumn’s Door, jadi siapa yang mau percaya kalau Autumn’s Door tidak terlibat? Suo Tou tidak bisa bertanggung jawab sendiri atas semua kejahatan mereka. Saya berpikir kita perlu menginvestigasi kematian Suo Tou.

Atasan membentak, apa Yong Ji mau ada korban lagi baru mau berhenti?! Atasan lalu menjelaskan alasannya, mereka tidak bisa menyentuh Autumn’s Door saat ini karena pulau membutuhkan kestabilan.

Yong Ji balik membentak bahwa yang rakyat perlukan adalah kebenaran yang sesungguhnya! Karena kelompok seperti Autumn’s Door masih ada, tidak mungkin ada kedamaian. “Jika kita tidak menyelidikinya saat ini, kita sama saja seperti mereka, sama-sama seorang kriminal!”

“Li Yong Ji! Hati-hati dengan ucapanmu! Mulai sekarang, kau dilarang ikut campur dalam kasus ini! Ini adaah perintah!”


Yong Ji tidak menjawab apapun dan segera keluar. Atasan lalu menghubungi orang, memerintahkan orang itu untuk mengawasi Yong Ji, jangan sampai Yong Ji mengacaukan konferensi pers-nya.


Jadi kepolisian memberikan pernyataan ke public sesuai perintah Atasan. Saat ini, Tang Yin sedang menontonnya bersama Jian Zi. Tang Yin menangis, berharap Ke Ke melihatnya bahwa pembunuhnya sudah meninggal.


Tang Yin terkejut mendengar nama Suo Tou disebut sebagai nama pembunuhnya. Tang Yin bertanya pada Jian Zi, apa pembunuhnya adalah kakak Jian Zi? Bagaimana dia tega melakukannya?

Jian Zi membantahnya, kakaknya tidak mungkin membunuh. Tang Yin sekarang mengerti, makanya waktu itu Jian Zit ahu Ke Ke sudah tidak ada lagi di dunia ini.

“Kau bahkan berpura-pura menghiburku. Sekarang sudah ada buktinya, bahkan Lian Pu muncul. Berapa lama lagi kau akan menyembunyikan rahasianya?!”

“Kakakku tidak membunuh Shen Ke Ke!”


Jian Zi kesal dan akan keluar tapi Tang Yin Manahan tangannya, menuntutnya untuk memberikan penjelasan, apa masih ada lagi yang Jian Zi sembunyikan darinya? Jian ZI kelewat kesal sampai menampik tangan Tang Yin keras dan menyebabkan Tang Yin jatuh ke sofa.

Jian Zi sadar ia sudah kelewatan dan segera minta maaf. Tang Yin tidak menjawabnya, wajahnya menunjukkan kekesalan juga. Jian Zi pamit mau keluar sebentar, nanti akan ia jelaskan semuanya saat ia kembali.


Jian Zi pergi menemui ayahnya. James Li menjelaskan, ambisi dan keinginan seseorang itu tumbuh dengan buas, mungkin SUo Tou tidak sabar menunggunya sampai meninggal.

“Aku berniat untuk memaafkannya meski ia membunuh Da Zhong, Tapi setelah asisten sampai disana, ia sudah menyiapkan diri untuk mati. Dia tidak memohon, tidak mengatakan yang sebenarnya. Aku lega karena hanya mempercayaimu.”

Jian ZI hanya diam saja.


Tang Yin ke kantor polisi untuk menemui Yong Ji, tujuan utamanya adalah untuk mengucapkan terimakasih karena sudah menepati janji.

“Mr. Tang. Aku harap kau segera melupakan lukamu. Pulau Selatan selalu menyambutmu.”

“Jika ada kesempatan. Aku pasti akan mengunjungimu.”

Yong Ji tersenyum. Tang Yin lalu bertanya, apa keluarga tersangka tidak datang ke kantor polisi? Yong Ji balik bertanya, keluarga tersangka?

“Bukankah Jian Zi adalah adiknya?”

“Miss Tang. Bagaimana kau bisa tahu itu?”

“Barusan aku sedikit berdebat dengan Jian Zi. Aku tidak tahu bahwa orang yang membunuh Ke Ke adalah kakaknya.”

“Kakak?Di pulau ini, banyak otang yang saling memanggil kakak-adik. Setahuku Jian Zi hanyalah pemilih pub biasa, dia berbeda dengan pemimpin mafia seperti Suo Tou. “

“Jadi.. yang kau maksud itu.. mereka bukan saudara kandung?”

“Polisi memiliki data. Suo Tou itu anak yatim piatu yang diangkat anak oleh pemimpin Autumn’s Door. Jadi mereka tidak mungkin ada hubungan.”

“Artinya.. aku sudah salah paham pada Jian Zi dong.”

“Walaupun Jian Zi dan Suo Tou beneran saudara kandung, kau tidak bisa menyalahkan Jian Zi karena pembunuhnya adalah Suo Tou sendiri. Benar kan?”

Tang Yin mengangguk. Lalu ia pamit untuk meminta maaf pada Jian ZI atas sikapnya tadi pagi. Yong Ji mengerti, ia akan menugaskan Opsir Chai untuk mengantar Tang Yin, jadi jika Tang Yin ada masalah tidak usah sungkan untuk minta bantuan. Tang Yin mengerti dan berterimakasih.


Yong Ji memberi tanda silang pada foto Suo Tou lalu menjajarkan foto Lian Pu dengan foto Jian Zi.


Dalam perjalanan, tang Yin bertanya, apa saling mengucapkan selamat tinggal, bebarti selamat tinggal untuk selamanya. Opsir Chai tersenyum, jika mereka ditakdirkan bersama, pasti akan bertemu lagi.

“Mengucapkan selamat tinggal itu memerlukan keberanian, kan?” Tanya Tang Yin.


Yong Ji datang ke pub Jian Zi, tapi disana kosong. Yong Ji akan naik ke atas tapi Jian Zi tiba-tiba muncul dan memanggilnya.


Jian Zi mengatakan kalau Yong Ji hampir saja melihat barang pribadinya. Yong Ji menunjukkan surat perintah untuk melakukan penggeledahan dan pemeriksaan. Jian Zi bertanya, memangnya atas alasan apa Yong Ji mau memeriksa barang-barangnya?

“Kami mendapat laporan bahwa kau dan Suo Tou sangat dekat. Jadi tolonglah mengerti, kau juga untung nantinya jika terbukti tidak ada sangkut pautnya dengan kelompok mafia itu.”

“Aku tidak setuju, memeriksa barang-barangku tanpa seijinku tidak bisa memberikan manfaat untukku.”

“Ini bukan sesuatu yang bisa kau putuskan.”

“Sungguhkah?”


Dan tiba-tiba telfon di rumah Jian Zi berdering. Jian Zi bersiap karena Yong Ji berjalan untuk mengangkat telfon itu, tapi Yong Ji tidak mengangkatnya malah menyuruh Jian Zi yang menangkat.


Dan saat itu juga ponsel Yong Ji bordering, ada telfon masuk dari Opsir Chai yang mengatakan kalau Tang Yin sedang diculik.

“Mobil sedan hitam. Orang yang menyerangku menggunakan topeng Lian Pu.” Lanjut Opsir Chai.


Yong Ji langsung keluar dan Jian Zi mengangkat talfon. Itu adalah telfon dari Asisten. Jian Zi bertanya, apa Asisten menculik tang Yin?

“Tuan muda, apa kau sedang bersama Miss Tang?” Tanya Asisten.

“Tang Yin.. Tang Yin diculik!!”

Jian Zi menutup telfon dan segera melesat ke ruang rahasianya.


Asisten melapor pada  James Li kalau Jian Zi tampak tidak sabar banget, apa ia perlumengirim orang untuk membantu? James Li melarangnya karena ada pasti ada perkelahian, jadilebih baik memanfaatkan situasi dari pada terlibat langsung yang membutuhkan banyak energi.

“Masalahnya adalah Miss Tang tidak mungkin tahu diama encoder itu.”

“Selama orang-orang berpikiran dia tahu, akan baik-baik saja.” Jawab James Li.


Jian Zi mengeluarkan motornya untuk mencari Tang Yin, ia juga memakai topeng Lian Pu.


Sementara itu, Opsir Chai mengulang melihat detik-detik saat orang yang memakai masker Lian Pu menculik Tang Yin padahal ia ada di rumah sakit dan ia masih berusaha mencari kemana orang itu membawa Tang Yin.


Jian Zi keknya menemukan lokasi Tang Yin berada dan ia terkejut gitu lalu memacu motornya kesana.


Jian Zi sampai di kolasi dan ternyata itu sebuah tebing. Jian Zi jadi ingat kata-kata James Li.

Kilas Balik..


James Li mengatakan kalau Tang Yin harus tetap tinggal di Pulau Selatan. Jian Zi bertanya, kenapa harus? James Li heran, selama ini Jian Zi tidak pernah bertanya “kenapa” padanya, jadia sekarang ia ingin tahu alasan Jian Zi bertanya ‘kenapa’.

“Tang Yin itu baik. Aku tidak ingin ia dilibatkan dalam masalah ini. “

“Kau tidak peduli, mau ia baik atau tidak, Piokoknya aku ingin dia tetap disini. Jika kau khawatr terhadapnya, maka lindungi dia sebaik-baiknya. Kau punya kemampuan itu, kan?”

Kilas Balik Selesai…


Opsir Chai berhasil menemukan lokasi Tang Yin dan akan menghubungi seseorang, tapi ia tidak tahu Quan Cheng datang diam-diam.

Opsir Chai menelfon Yong Ji untuk mengatakan dimana Tang Yin saat ini. Tang Yin dibawa ke Pulau Matahari Terbit. Quan Cheng melotot terkejut dan ia tidak jadi masuk.


Quan Cheng lalu menelfon Jian Zi untuk mengatakan dimana Tang Yin saat ini. Jian Zi mengerti dan ia segera bergerak ke sana.


Quan Cheng masuk lagi dan sepertinya Opsir Chai mulai membuka hati untuk Quan Cheng, ia malu-malu gitu saat melihat Quan Cheng.


Yong Ji dan pasukannya sampai di lokasi yang dimaksud, ia memerintahkan untuk melakukan patroli menggunakan kapal karena di depan mereka itu lautan.


Tang Yin sadarkan diri dan di depannya sudah ada penculiknya. Tang Yin tidak mengenali orang itu, ia bertanya, siapa orang itu?

“Miss Tang, Bos kami hanya ingin bertanya padamu satu pertanyaan, selama kau menjawabnya dengan jujur, kami janji, kami tidak akan mencelakaimu.”

“Bos? Bos apa? Pertanyaan apa? Aku tidak tahu apapun!”


Bos yang dimaksud itu tertawa terbahak sambil memainkan piasu. Tang Yin mengeri melihatnya. Lalu si bos mengkode semua anak buahnya untuk pergi.


Si Bos kemudian mendekati Tang Yin, bertanya apa yang Ke Ke tinggalkan padanya. Tang Yin heran, bukannya Lian Pu sudah mati? Lalu SUo Tou?

Si bos kembali ngakak dan menjawab kalau Suo Tou mati tapi Lian Pu masih hidup.


Jian Zi menyeberang untuk menuju Pulau Matahari Terbit.


Bos memancing kemarahan Tang Yin dengan mentakan kalau pembunuh Ke Ke masih bebas berkeliaran.

“Binatang! Kau membunuh Ke Ked an menjebak Suo Tou!”

Si Bos langsung manampar Tang Yin, “Kau masih belum mengerti? Jika kau masih ingin hidup, kau harus mematuhiku.”

“Aku akan membunuhmu!”

“Membalas dendam? Hahaha.. Miss Tang, bisakah kau memberitahuku apa yang terjadi pada sesuatu itu sekarang?”


Tang Yin malah meledahi si bos, ia tidak tahu dan bahkan jika ia tahu, ia tidak akan mengatakannya. Bos tidak menyerah, ia akan memberi Tang Yin alcohol agar Tang Yin mau bicara.


Tapi alcohol yang dimaksud si bos adalah dengan mengantung Tang Yin. Tang Yin minta diturunkan, ia sudah banyak tahu adegan seperti ini, ia tahu pasti Bos tidak akan membunuhnya. Bos membenarkan, ia memang tidak akan membunuh tapi akan membuat Tang Yin sangat kesakitan.


Bos akan menusukkan pisaunya ke wajah Tang Yin membuat Tang Yin teriak heboh, tapi kemudian sesuatu melesat tepat ke pisu itu dan membuat pisau itu jatuh. Kemudian Jian Zi muncul. Tapi sebenarnya itu yang dinanti si bos, anjing peliharaan Zhan Shi Li (James Li). Dan berantemlah mereka di depan Tang Yin.


Tiap kali Bos akan memukul Tang Yin, Jian Zi selau berhasil menghalaunya, Tang Yin sampai gak berani lihat.


Ada saat Jian Zi mendekat pada Tang Yin dan si bos siap memukulnya. Tang Yin sadar itu jadi ia melindungi Jian Zi, alhasil pukulan si bos mendarat di kepalanya membuatnya pingsan. Si Bos ketawa senang dan membuat Jian Zi semakin ganas.


Jian Zi berhasil memukul mundur si bos, tapi si bos malah mengambil senjata, ia siap mati bersama Jian Zi hari ini.


Tapi akhirnya si bos kalah, ia banyak berdarah dan memutuskan melarikan diri, namun sebelumnya berjanji akan kembali lagi.

Jian Zi kemudian menurunkan Tang Yin.


Yong Ji dan pasukannya baru sampai di lokasi dan Jian Zi mendengar langkah mereka, jadi ia bergegas memutus tali yang mengikat Tang Yin. 


Yong Ji masuk dengan yang lain, namun hanya menemukan Tang Yin disana.

Tang Yin membuka matanya dan memanggil nama Yong Ji dengan setengah sadar. Tang Yin lega banget Yong Ji kembali menyelamatkannya. Yong Ji melarang Tang Yin bicara dulu, ia akan membawa Tang Yin ke rumah sakit sekarang.


Tapi sebelum itu, Yong Ji memerintahkan anak buahnya untuk mengumpulkan bukti-bukti dan membawanya ke kantor. Buktinya termasuk ceceran darah di lantai.

Sementara itu, Jian Zi mengawasi dari atas, memastikan kalau Tang Yin benar-benar diselamatkan.

5 komentar

Lnjut truz unni. Di tnggu lnjutannya

Unni... Dilanjut trus donk sinopsisnya

Min.. tempat untuk nonton/download drama ini di mana yh?☺

Q menunggu. Please jgn dgantung😢😢😢

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon