Friday, February 9, 2018

Sinopsis Where the Lost Ones Go Episode 7 Part 2

Ditulis oleh: Diana Recap
Support Admin dengan membaca sinopsis hanya di "www.diana-recap.com"

Sinopsis Where the Lost Ones Go Episode 7 Part 2

Sumber Gambar: Mango TV


Zhu Xuan gugup menunggu seseorang, ia terus mengubah posisi duduknya.


Tak lama kemudian Yuan Lang datang jadi Zhu Xuan segera berdiri menyambut. Yuan Lang bertanya, katanya mau ada pertemuan untuk membahas lokasi jalan-jalan? tapi kok sepi.

"Daniao sedang diare dan Liu merawatnya. Yezi dan Zhang Zeyi sedang berkencan dan Xixi ada di perpustakaan. Jadi aku satu-satunya yang tersisa di sini."

"Kenapa tidak memberitahuku?"

"Jadi kau tidak akan datang jika Kau mengetahuinya?"

"Bukan itu yang aku maksud."


Kemudian Zhu Xuan menyuruh Yuan Lang duduk, dimanapun tidak masalah karena disana luas. Yuan Lang mengerti, ia memilih duduk di meja depan Zhu Xuan.


Setelahnya, Zhu Xuan memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya pada Yuan Lang, "Aku suka kamu! Apakah.. kau menyukaiku juga? Kau.. Apakah kau bersedia menemuiku setiap hari? Apakah Kau ingin aku menjadi pacarmu?"

Yuan Lang menjawab pernyataan Zhu Xuan itu dengan mencium pipinya. Zhu Xuan girang bukan main, ia lompat sana lonpat sini.


Malamnya, Zhu Xuan menceritakan kejadan tadi siang kepada yang lain. Liu sangat penasaran apa yang terjadi selanjutnya. Zhu Xuan menjawabnya dengan memonyongkan bibir, Muah.. Semuanya tak percaya mereka langsung melakukan hal itu. 

Ye Zi melihat jam tangannya, sudah waktunya ia pergi. Ia mengeluarkan cermin dan lipstik untuk merapikan dandanannya.

Zhu Xuan kesal karena Ye Zi pasti mau menemui Zhang Zeyi, artinya Ye Zi lebih mementingkan pacar daripada sahabat.

"Hentikan, ya.. Kau jauh lebih buruk dariku kalau soal Yuan Lang." Jawab Ye Zi.

Xixi merasa harus membiarkan Ye Zi pergi karena walupun mereka menahannya, Ye Zi tetap tidak akan fokus pada mereka, hati Ye Zi akan berterbangan pada Zhang Zeyi.

Ye Zi terpaksa harus pergi dan sebagai gantinya, ia akan mentraktir minum lain kali. Semuanya mengijinkan.


Ye Zi cerita pada Zahng Zeyi soal Zhu Xuan yang menembak Yuan Lang. Zhang Zeyi berkomentar kalau Yuan Lnag sekarang menenggelamkan diri dalam jurang maut.

"Teganya!" Tegur Ye Zi.


Ye Zi menyilangkan tangan di dada, ia kedinginan. Zhang Zeyi sangat paham itu, ia kemudian menarik Ye Zi ke dalam pelukannya.

"Aku ingin berbicara sedikit lebih lama." Kata Zhang Zeyi.

"Tapi ini sudah larut."

"Hah~ Waktu berlalu sangat cepat."

"Biarkan aku menceritakan sebuah rahasia. Sebenarnya aku tahu satu trik sulap.

"Sungguh?"

"Aku akan mengubahmu sangat kecil suatu hari nanti sehingga bisa memasukkanmu ke dalam saku. Maka kita bisa tetap bersama setiap saat."

"Seperti Thumbelina?"

"Hmmm.. tepat sekali. hahahah.."


Zhang Zeyi membalas candaan Ye Zi dengan memeluknya erat. Tapi Zhang Zeyi harus melepaskan Ye Zi karena Ye Zi harus kembali ke kamar asramanya.


Ye Zi kelihatan berat banget melangkah menuju pintu asrama. Ia terus melihat pacarnya. Sampai pada akhirnya ia berlari kembali ke palukan Zhang Zeyi.



Ye Zi dan ZHu Xuan sedang jalan berdua, mereka membahas bagaimana Ye Zi akan merayakan ulangtahunnya besok. Ye Zi tampak berpikir. Kemudian Zhang Zeyi tiba-tiba muncul dari belakang dan langsung merangkul Ye Zi.


Zhang Zeyi bertanya, apa Ye Zi capek. Ye Zi menjawab tidak. Zhang Zeyi lalu berkata berarti Ye Zi bisa dong membawa bukunya sendiri.Ye Zi cemberut. Zhang Zeyi hanya bercanda tadi dan segera membawakan buku Ye Zi.


Zhu Xuan berkata kalau Zhang Zeyi sampai tepat waktu, tadi mereka sedang membahas acara untuk merayakan ulangtahun Ye Zi. Bagaimana kalu pergi ke taman hiburan ato makan malam?

Zhang Zeyi minta maaf, tapi Ye Zi tidak akan bisa kemana-mana besok. Zhu Xuan tak percaya melihat Zhang Zeyi memonopoli Ye Zi seperti itu.

Ye Zi: Aku sudah berjanji padanya untuk merayakan ulang tahunku berdua saja besok.

Zhu Xuan: Kau keterlaluan.


Ye Zi membujuk Zhu Xuan, ia akan mentraktir dihari berikutnya. Zhu Xuan awalnya menolak, tapi lama-lama mau juga asalkan Zhang Zeyi juga ikutan mentraktir. Zhang Zeyi setuju-setuju Zhu Xuan untuk membawakan buku Ye Zi. Zhu Xuan dengan berat hati melakukannya.


Kemudian Ye Zi dan Zhang Zeyi pergi makan berdua.


Di hari ulangtahun Ye Zi, Zhang Zeyi menjemput Ye Zi dengan mobil keren. Bukan hanya mobilnya saja sih yang keren. Zhang Zeyi juga dandan keren.


Ye Zi terkejut melihat Zhang Zeyi datang dengan mobil, dapat darimana? Zhang Zeyi menjawab kalau ia menyewanya.

Zhang Zeyi lalu membukakan pintu untuk Ye Zi, bahkan memasangkan sabuk pengaman Ye Zi, romantis pokoknya.


Tapi sayang, alam tidak berpihak pada mereka karena hujan turun, jadi mereka tidak bisa jalan. Zhang Zeyi mengeluh, harusnya ia menyewa mobil yang tertutup.


Ye Zi tiba-tiba akan mengikat rambutnya. Zhang Zeyi langsung  merebut karetnya, ia mau mengikatkan rambut Ye Zi.

"Ini pertama kali aku melakukannya." Kata Zhang Zeyi karena Ye Zi teriak kesakitan.

Setelah selesai, Zhang Zeyi berkata kalau ia mau memiliki anak perempuan dan nanti akan mengikatkan rambutnya setiap hari.

"Tidak tahu malu." komantar Ye Zi.

"Kenapa? Aku tak tahu malu hanya di depanmu."

Tiba-tiba perut Ye Zi berbunyi. Zhang Zeyi bertanya, mau makan apa? Ye Zi menjawab terserah. Zhang Zeyi bertanya lagi, "gimana kalau makan aku saja?"


ye Zi kesal dan memukuli Zhang Zeyi. Zhang Zeyi menyerah dan meminta maaf, ia tak menyangka ternyata Ye Zi cewek rumahan.

Zhang Zeyi selanjutnya bertanya, Ye Zi ini mipip ayah atu ibunya? Ye Zi balik bertanya, kenapa Zhang Zeyi penasaran akan hal itu?

"Karena aku tertarik dengan segala hal tentang dirimu."

"Orang tuaku sangat normal. Mereka sering bertengkar atau berdebat. Tapi mereka saling setia sepanjang waktu. Ayahku adalah pria yang sangat romantis. Dia ingat ulang tahun ibuku, ulang tahun pernikahan dan sering membuat beberapa kejutan kecil untuknya. Ibuku meskipun mengeluhkan hal itu, tapi aku tahu dia sangat bahagia. Bagaimana denganmu?"


Zhang Zeyi: Ibuku sudah pergi ke luar negeri sejak masih kecil dan ayahku selalu sibuk dengan pekerjaannya. Mereka ingin mengirimku ke luar negeri, tapi aku menolak. Begitulah aku mendapatkan kebebasan. kupikir.. aku agak merindukan mereka sekarang.

Ye Zi: Nah, lupakan hal-hal yang tidak menyenangkan ini.

Zhang Zeyi" Ok, mari kita lakukan beberapa hal yang membahagiakan

Ye Zi: Apa?


Zhang Zeyi kemudian mengeluarkan kue dari dalam mobil, ia membawa kue itu untuk Ye Zi, tak lupa ia menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan merdu.

"Selamat Ualng tahun kekasihku.. Selamat ulang tahun, putri kecilku~"


Selanjutnya mereka makan kue itu bersama. Ye Zi tiba-tiba bertanya, apa yang akan Zhang Zeyi lakukan kalau ia menghilang suatu hari nanti.

"Aku akan mencoba yang terbaik untuk melupakanmu, dengan merokok, minum dan berkencan dengan banyak cewek."

"Berani-beraninya kau!"

"Aku.."


Zhang Zeyi berhenti karena melihat ada krim yang nempel di bibir Ye Zi, ia kemudian membersihkannya dengan bibirnya.

-ooo-

..Tahun 2017..


Ye Zi bersiap untuk tidur, tapi ia ingat seseuatu. Kemudian ia mengambil tasnya tadi dan mengeluarkan semua isinya, tapi ada satu benda yang tak ia kenali, sebuah USB.


Lalu ia mencolokkannya ke komputer dan ternyata USB itu berisi rekaman saat Zhang Zeyi menerima penghargaan, saat Zhang Zeyi mengumumkan perasaannya pada Ye Zi kepada semua orang. Ye Zi menangis menontonnya.


Hari berikutnya, Ye Zi mencari Daniao di tempat game online. Ia tahu kalau Daniao yang memasukkan USB itu ke dalam tasnya kemarin walaupun Daniao mengelaknya.

"Kau menjebakku kan? Kau ingin aku bertanya padamu, jadi kau memasukkannya ke dalam tasku, bukan?"


Daniao lalu memberikan nomor telfon pada Ye Zi, sekarang terserah Ye Zi mau gimana.


Ye Zi ada di kafe, ia mencatat nomor itu di ponselnya tapi ia gagal menelfon nomor itu karena telfon ibunya masuk. Ayah Ye Zi masuk rumah sakit.  

1 komentar so far

Next episodenya..hwaiting jagganim..

Chingudeul, Tuliskan komentar kalian yah..
Kamsahamnida..😘😚
EmoticonEmoticon